Berita

Mohammed bin Salman/Net

Dunia

Gelombang Protes Muncul Jelang Kunjungan Putra Mahkota Saudi Ke Tunisia

SABTU, 24 NOVEMBER 2018 | 18:20 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sejumlah politisi dan kelompok masyarakat sipil menolak kedatangan Putra Mahkota Saudi, Mohammed Bin Salman (MBS) ke Tunisia.

Kunjungan itu adalah bagian dari tur pertama Putra Mahkota ke luar negeri pasca kasus pembunuhan wartawan senior Jamal Khashoggi di konsulat Saudi di Istanbul awal Oktober lalu.

Seorang juru bicara pemerintah Tunisia, mengkonfirmasi kunjungan MBS akan dilakukan pekan depan, tanggal 27 November.


MBS tiba di Abu Dhabi pada Kamis malam kemarin (22/11) dan akan mengunjungi negara-negara lain di kawasan itu, termasuk Bahrain dan Mesir.

MBS juga akan menghadiri KTT G20 di Argentina pada akhir bulan ini, di mana ia kemungkinan akan berhadapan langsung dengan para pemimpin dunia, termasuk Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, yang secara implisit menuduh putra mahkota berada di balik pembunuhan itu.

Pengadilan Kerajaan Saudi mengatakan bahwa tur itu memutuskan pada arahan Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud, dan bahwa itu bertujuan untuk memperkuat hubungan kerajaan regional dan internasional.

Namun ada rencana protes di Tunisia menjelang kedatangan MBS. Menurut aktivis Tunisia dan mantan pemimpin partai al-Irada Tarek Kahlawi, ratusan orang diperkirakan akan berkumpul di depan istana presiden di Carthage, bersamaan dengan kedatangan putra mahkota.

"Sungguh memalukan bahwa Tunisia, yang telah menyaksikan transisi demokrasi dan revolusi melawan tirani dan kediktatoran, akan menerima seorang penjahat yang tangannya diwarnai dengan darah orang-orang Saudi dan Yaman," katanya kepada Al Jazeera.

Kahlawi menjelaskan bahwa tenda protes adalah inisiatif kewarganegaraan. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya