Berita

Joko Widodo/Net

Politik

Berbahaya, Diksi 'Tabok' Jokowi Mirip 'Gebuk' Ala Soeharto

SABTU, 24 NOVEMBER 2018 | 17:40 WIB | LAPORAN:

Pilihan kata "tabok" yang digunakan oleh Presiden Joko Widodo mirip dengan diksi yang digunakan penguasa orde baru, Soeharto. Hal itu merupakan cikal-bakal dari rezim otoriter yang buruk bagi demokrasi.

Direktur Eksekutif Indonesia Development Monitoring (IDM), Bin Firman Tresnadi mengatakan ungkapan Jokowi yang tak terima dengan fitnah dan hoax lantaran dituding sebagai aktivis PKI itu sangat berbahaya.

"Diksi 'tabok' mengingatkan kita pada Soeharto yang terkenal pada waktu itu, yaitu 'gebuk'. Kata seperti ini berbahaya karena keluar dari mulut presiden," katanya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (24/11).


Bahayanya, lanjut Firman, yakni kata sandi itu bisa disalahartikan oleh bawahannya. Konkretnya bukan tidak mungkin aparat keamanan akan menangkap semua pihak yang mengkritik presiden.

"Ini preseden buruk bagi demokrasi. Tak heran jika ada yang menganggap rezim Jokowi sudah menuju ke otoriter," pungkasnya. [lov]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Jauhkan Anasir Politik dari Persidangan Roy Suryo Cs

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:18

Legislator PDIP Soroti Prinsip Gotong Royong Koperasi Buntut Meninggalnya Dua Calon Manajer KDMP

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:12

Saham Teknologi Seret Nasdaq dan S&P 500

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:03

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Emas Jatuh 3,3 Persen, Investor Waspadai Kenaikan Suku Bunga The Fed

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:46

DAX Tertekan Anjloknya Rheinmetall, Bursa Eropa Bergerak Mixed

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:30

Jejak Karir Listyo Sigit Diungkap dalam Buku 'Sang Arsitek Presisi Polri'

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:28

Misteri Rp250 Juta KDM, Taufik Hidayat Sudah Ditangkap, Eh ... Hadiahnya Malah Buron

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:00

Merayakan Hari Pelaut sebagai Sandera

Kamis, 25 Juni 2026 | 06:55

Tanpa Nurani

Kamis, 25 Juni 2026 | 06:33

Selengkapnya