Berita

Dunia

Korsel Dapat Pengecualian Sanksi Untuk Survei Rel Antar-Korea

SABTU, 24 NOVEMBER 2018 | 16:21 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Korea Selatan menerima pengecualian sanksi dari Dewan Keamanan PBB untuk dapat melakukan survei bersama di rel kereta api antar-Korea.

Ini adalah langkah pertama menuju penerapan kesepakatan antar-Korea untuk menghubungkan kembali jalur kereta api dan jalan kedua negara sejak Perang Korea 1950-1953 lalu.

Langkah ini sekaligus merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan hubungan bilateral.


Kesepakatan untuk menghidupkan kembali jalan serta rel kereta api kedua negara dibuat selama pembicaraan bulan Oktober lalu. yang bertujuan untuk menindaklanjuti pertemuan ketiga tahun ini antara Presiden Korea Selatan Moon Jae-in dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

Kedua Korea sebelumnya direncanakan untuk melakukan studi lapangan bersama pada rencana transportasi dari akhir Oktober, dengan tujuan untuk mengadakan upacara peletakan batu pertama pada akhir November dan awal Desember.

Namun rencana itu ditunda di tengah pembicaraan yang macet antara Washington dan Pyongyang menyusul pertemuan puncak bulan Juni lalu.

Negosiator Korea Selatan Lee Do-hoon, mengatakan awal pekan ini bahwa Washington mendukung survei rel antar Korea tersebut. Demikian seperti dimuat kantor berita Korea Selatan, Yonhap. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya