Berita

Boeing 737 yang dimodifikasi/BBC

Dunia

Boeing 737 Modifikasi Bantu Padamkan Api Di Australia

JUMAT, 23 NOVEMBER 2018 | 20:24 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebuah pesawat jenis Boeing 737 dimodifikasi untuk digunakan membantu memadamkan api akibat kebakaran hutan yang terjadi di Australia pekan ini.

Pesawat yang semula merupakan pesawat penumpang itu dikerahkan sebagai pesawat pembom air di New South Wales pada Kamis dan Jumat, 22-23 November 2018 pekan ini.

Pesawat dapat membawa lebih dari 15.000 liter air.


Boeing 737 ini diubah menjadi tanker udara oleh perusahaan Kanada Coulson Aviation, dan sedang dalam kontrak ke NSW Rural Fire Service.

Agen pemadam kebakaran memiliki sembilan pesawat pembom air lainnya, termasuk satu dengan kapasitas 45 ribuiter.

Namun, juru bicara Chris Garlick mengatakan Boeing 737 yang dimodifikasi adalah opsi lebih serbaguna.

"Ini memiliki semua kapasitas untuk menjatuhkan banyak air dan retardan, tetapi karena itu adalah pesawat penumpang sebelumnya, kita juga dapat membawa orang-orang di dalamnya dan melintasi garis antarnegara," katanya kepada BBC.

Pesawat modifikasi ini diharapkan dapat menawarkan fleksibilitas yang lebih besar karena juga dapat menampung hingga 63 petugas pemadam kebakaran.

Pesawat itu menjatuhkan beberapa beban air di atas api yang mengancam rumah di Port Stephens.

Kobaran api hingga Jumat (23/11), telah membakar sekitar 1.500 hektar lahan. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya