Berita

Presiden dan CEO Samsung Electronics Kim Ki-nam Meminta maaf/Yonhap

Dunia

Petinggi Samsung Electronics Minta Maaf Soal Kasus Kanker Pekerja Pabrik

JUMAT, 23 NOVEMBER 2018 | 19:56 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Raksasa teknologi Korea Selatan, Samsung Electronics meminta maaf kepada para pekerjanya yang menderita kanker akibat bekerja di pabrik semi konduktor perusahaan tersebut.

Kelompok-kelompok kampanye mengatakan, setidaknya ada 320 pekerja yang mengidap kanker terkait pekerjaan setelah dipekerjakan oleh Samsung Electronics. 118 di antaranya telah meninggal dunia.

"Kami dengan tulus meminta maaf kepada para pekerja yang menderita penyakit dan keluarga mereka," kata co-Presiden perusahaan, Kim Ki-nam, pada hari Jumat (23/11), seperti dimuat Yonhap.


"Kami gagal mengelola risiko kesehatan di pabrik semikonduktor dan LCD kami," sambungnya.

Samsung Electronics sendiri adalah produsen ponsel dan pembuat chip terbesar di dunia dan anak perusahaan andalan Grup Samsung.

Berdasarkan kesepakatan yang diumumkan awal bulan ini, perusahaan akan membayar kompensasi sebesar 150 juta won dalam setiap kasus. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya