Berita

Mardani Ali Sera/RMOL

Politik

BPN Prabowo-Sandi: "Tabok", Diksi Baru Jokowi Untuk Alihkan Isu

JUMAT, 23 NOVEMBER 2018 | 16:28 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Joko Widodo mengeluarkan diksi baru yaitu "tabok". Sebelumnya, Kepala Negara pernah mengeluarkan kata-kata yang menimbulkan kontrovensi seperti "gebuk", "sontoloyo" dan "genderuwo".

Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Mardani Ali Sera mengakui memang belakangan Jokowi yang juga Capres petahana sering keluarkan ucapan yang menuai polemik.

Menurut Mardani, pemilihan kata tersebut tidak kosong makna, pasti ada motif di belakangnya.


"Kami khawatir seperti dulu melontarkan ide ternak kalajengking, itu bagian dari spin doctor untuk mengalihkan perhatian publik dari isu utama," ujar wakil ketua Komisi II DPR ini, Jumat (23/11).

Lalu apa motif Jokowi dengan pemilihan diksi barunya "tabok", Mardini menilai ada dua.

Pertama, terkait paket ekonomi pemerintah ke-16 yang juga mendapat penolakan di internal koalisi.

Kedua, Jokowi sudah mulai khawatir dengan pemberitaan positif Prabowo-Sandi yang diterima masyarakat luas.

"Mulai dari paket kebijakan ekonomi yang melemahkan UMKM hingga pemberitaan Prabowo-Sandi yang mencuat," kata politisi PKS itu. [rus]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya