Berita

Najib Razak/Net

Dunia

Najib Razak Sempat Telepon Anwar Ibrahim Di Malam Pemilihan Umum

JUMAT, 23 NOVEMBER 2018 | 06:57 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Mantan perdana menteri Malaysia Najib Razak mengatakan bahwa dia sempat menghubungi Presiden Parti Keadilan Rakyat (PKR) Anwar Ibrahim pada malam pemilihan umum ke-14, 9 Mei lalu.

“Saya menghubungi Anwar (pada malam 9 Mei) untuk menanyakan bagaimana keadaanya,” kata Najib dalam wawancara dengan kantor berita lokal Sinar Harian, dan dimuat Channel News Asia (Kamis, 22/11).

Pada saat itu, Anwar yang masih menjalani hukuman di Penjara Sungai Buloh, tengah dirawat di rumah sakit di Cheras.


Namun Najib mengatakan bahwa pada saat itu dia tidak ada rencana apapun untuk "membeli kembali" wakil terpilih Pakatan Harapan (PH) setelah kekalahan koalisi Barisan Nasional (BN) dalam pemilihan umum ke-14.

Dia mengatakan, beberapa pemimpin senior BN, termasuk Presiden Organisasi Nasional Malaysia Bersatu saat ini (UMNO) Dr Ahmad Zahid Hamidi, telah memanggilnya di rumahnya pada malam 9 Mei tetapi mereka tidak membahas langkah apa pun untuk menarik Anggota Parlemen PH.

"Kami tidak membahas langkah apa pun untuk mencuri atau membeli perwakilan terpilih PH untuk memungkinkan mereka menyeberang (ke BN)," katanya.

Najib mengatakan, UMNO harus berani menjadi oposisi konstruktif di Parlemen dan terus menjadi suara rakyat.

Dia menambahkan bahwa partai juga harus terbuka untuk menerima kritik dari partai yang berkuasa. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya