Berita

M. Nurhadi/Net

Hukum

Ini Tujuan Nurhadi Membunuh Dufi

KAMIS, 22 NOVEMBER 2018 | 17:13 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Motif pembunuhan Abdullah Fithri Setyawan alias Dufi dilandasi harta benda.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menjelaskan dari hasil pemeriksaan, pelaku pembunuhan yakni M Nurhadi dan istrinya Sari Murniasih mengaku menghabisi nyawa Dufi lantaran ingin menguasai harta benda milik korban. Namun keduanya bukan bagian dari komplotan perampok.

"Niat mereka membunuh itu merampas hartanya korban," kata Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (22/11).


Lebih lanjut Dedi menjelaskan saat ini penyidik masih mendalami latar belakang hubungan Dufi dengan para pelaku, apakah terkait bisnis atau pekerjaan.

Sebab, sambung Dedi, sebelumnya korban dan pelaku sudah menjalin komunikasi melalui sosial media hingga akhirnya ada niatan korban untuk bertandang ke rumah kontrakan pelaku di Gunung Putri Bogor, Jawa Barat.

Menurut Dedi, pada saat bertamu Nurhadi memandang Dufi sebagai orang yang berada lantaran membawa mobil dan barang-barang elektronik seperti HP dan komputer jinjing.

"Akhirnya langsung dihajar pakai benda tajam," ujar Dedi.

Dedi menambahkan pihaknya mensinyalir pihak yang terlibat dalam pembunuhan Dufi tidak hanya Nurhadi dan Sari Murniasih. Pihaknya sedang mengejar dua pelaku lain.

Keduanya diduga pihak yang ikut membantu mengangkat jenasah Dufi ke mobil untuk dibuang ke lokasi penemuan jenasah di kawasan Industri Klapa Nunggal, Bogor, Jabar, Minggu (18/11).

"Jenasah korban dibungkus dan dibuang untuk menghilangkan jejak di TKP pembunuhan. (Pelaku) panggil temen-temennya, dan datang lalu diangkat dimasukkan ke mobil Innova buang ke TKP penemuan mayat," jelas Dedi. [nes]


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya