Berita

India/Net

Dunia

India Bubarkan Majelis Kashmir

KAMIS, 22 NOVEMBER 2018 | 14:39 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah India membubarkan majelis legislatif di negara bagian utara Jammu dan Kashmir pada hari Rabu (21/11).

Pembubaran dilakukan untuk membuka putaran baru pemilihan umum di wilayah tersebut.

Gubernur Jammu dan Kashmir Satya Pal Malik mengumumkan pembubaran melalui pernyataan pers pada Rabu malam (21/11).


Partai Nasionalis Hindu Bharatiya Janata pimpinan Perdana Menteri Narendra Modi (BJP) telah menarik diri dari pemerintahan koalisi di negara bagian itu pada bulan Juni lalu dengan alasan memburuknya keamanan, yang mengarah ke kontrol langsung oleh pemerintah federal.

Dikabarkan Channel News Asia, partai-partai politik yang menentang BJP mengatakan keputusan untuk membubarkan majelis itu bertujuan mencegah mereka dari bergandengan tangan untuk menuntut klaim kekuasaan di wilayah tersebut.

Kashmir India diketahui telah dilanda pemberontakan selama 29 tahun terakhir.

New Delhi menuduh Pakistan melindungi gerilyawan anti-India. Tuduhan itu dibantah oleh Islamabad.

Pakistan, sama halnya seperti India, mengklaim seluruh Kashmir. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya