Berita

Andika Perkasa/Net

Pertahanan

Pengamat: KSAD Baru Cerdas Seperti Tito

KAMIS, 22 NOVEMBER 2018 | 09:45 WIB | LAPORAN:

Jenderal TNI Andika Perkasa pantas menduduki posisi sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) menggantikan Jenderal TNI Mulyono yang akan pensiun pada bulan Januari mendatang.

Ini karena menantu mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM. Hendropriyono itu merupakan salah satu perwira pintar yang dimiliki matra darat.

Begitu kata pengamat kepolisian dan keamanan dari Universitas Padjajaran Muradi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (22/11).


"Dia juga pintar secara ideal juga dia juga masuk salah satu perwira yang dianggap punya kecerdasan lebih baik dibanding yang lain," ucapnya.

Dia kemudian membandingkan dengan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian yang juga sama-sama memiliki kecerdasan dan kecakapan dalam memimpin.

"Artinya memang kalau di polisi ada Pak Tito, ya di TNI AD ada Pak Andika lah memang ini perwira-perwira yang pintar cerdas dan punya kualifikasi tempur yang mempuni," tambah Muradi.

Andika merupkan lulusan terbaik Susreg Seskoad angkatan ke-37 dan pernah menjabat di posisi-posisi penting TNI AD.

Di tahun 2013, Andika menjabat sebagai Kepala Dinas Penerangan TNI AD. Setahun berikutnya, atau tidak lama setelah Joko Widodo-Jusuf Kalla dilantik, Andika dipercaya menjadi Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres).

Dia kemudian Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XII/Tanjungpura di tahun 2016. Sebelum kemudian dipindah menjadi Komandan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan Angkatan Darat (Dankodiklatad) di tahun 2018.

Di tahun yang sama, Andika menjabat Komando Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) dan dilantik menjadi KSAD di Istana Negara pada pukul 09.00 tadi.

Andika tercatat tercatat pernah mengenyam pendidikan di The Military College of Vermont, Norwich University, USA; National War College, National Defense University, USA; Harvard University, USA; dan The Trachtenberg School of Public Policy and Public Administration, The George Washington University, USA. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya