Berita

Anak di Yaman/BBC

Dunia

85 Ribu Anak Meninggal Karena Malnutrisi Akut Di Yaman

RABU, 21 NOVEMBER 2018 | 16:11 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Hampir 85 ribu anak di bawah usia lima tahun di Yaman diperkirakan telah meninggal dunia akibat kekurangan gizi akut dalam kurun waktu tiga tahun terakhir selama Yaman dilanda perang.

Jumlah ini setara dengan seluruh populasi balita di kota Birmingham, yang merupakan kota terbesar kedua di Inggris.

Begitu data terbaru yang dirilis oleh badan amal terkemuka, Save the Children pekan ini (Rabu, 21/11), seperti dimuat BBC.


Sebelumnya, dalam data berbeda, PBB memperingatkan bulan lalu bahwa hingga 14 juta orang Yaman berada di ambang kelaparan.

Save the Children mengatakan, angka-angka itu diperoleh untuk kasus-kasus yang tidak diobati dari malnutrisi akut pada anak-anak balita dari data yang dikumpulkan oleh PBB. Menurut perkiraan konservatif, total ada sekitar 84.700 anak-anak mungkin telah meninggal antara April 2015 dan Oktober 2018 akibat malnutrisi.

Yaman diketahui masih menghadapi konflik internal. Pertempuran meningkat pada tahun 2015 ketika koalisi pimpinan Saudi melancarkan kampanye udara terhadap gerakan pemberontak Houthi yang memaksa Presiden Abdrabbuh Mansour Hadi melarikan diri ke luar negeri. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya