Berita

Amitabh Bachchan/BBC

Dunia

Amitabh Bachchan Lunasi Utang 1.398 Petani India

RABU, 21 NOVEMBER 2018 | 08:19 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Superstar Bollywood Amitabh Bachchan mengklaim bahwa dia telah membebaskan pinjaman sejumlah petani senilai lebih dari 40 juta rupee atau setara dengan sekitar 8.2 miliar dolar AS.

Di blognya, dia menulis bahwa dia telah "merawat" 1.398 petani dengan membayarkan utang mereka. Bachchan mengaku bahwa dia mendapatkan rasa pencapaian setelah melakukan hal tersebut.

Aktor ternama berusia 76 tahun tersebut membersihkan pinjaman yang terutang sejumlah petani kepada Bank of India milik pemerintah.


"Saya akan berharap tentu saja memberikan pemukiman-pemukiman ini, konfirmasi bahwa pinjaman mereka telah dilunasi, secara pribadi," tulis Bachchan seperti dimuat BBC.

Hal tersebut merupakan bagian aksi kepedulian sosial yang dilakukan dirinya.

Semua petani yang dia bantu lunasi hutangnya tersebut berasal dari negara bagian utara Uttar Pradesh, di mana Bachchan dilahirkan.

Di India sendiri, puluhan ribu petani saat ini sedang  berjuang dengan utang.

Selama beberapa dekade sekarang, industri pertanian telah dirusak oleh kekeringan, menipisnya permukaan air, produktivitas menurun dan kurangnya modernisasi yang membuat petani terpaksa meminjam uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya