Berita

Javad Zarif/Reuters

Dunia

Menlu Iran: Sikap Trump Bela Saudi Memalukan

RABU, 21 NOVEMBER 2018 | 07:55 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengatakan bahwa sikap Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang berjanji tetap menjadi mitra setia Saudi pasca pembunuhan wartawan senior Jamal Khashoggi di konsulat Saudi di Istanbul, memalukan.

Pada Selasa (20/11), Trump mengatakan bahwa sikap Amerika Serikat adalah tetap bermitra dengan Saudi.

Trump membandingkan Saudi dengan Iran. Dia mengatakan bahwa Iran bertanggung jawab atas perang proksi berdarah melawan Arab Saudi di Yaman, berusaha mengacaukan upaya Irak yang rapuh pada demokrasi, mendukung kelompok teror Hizbullah di Lebanon dan menopang diktator Bashar Assad di Suriah.


Sedangkan Saudi, menurut Trump, telah menghabiskan miliaran dolar AS dalam memimpin perang melawan terorisme.

Menanggapi hal tersebut, Zarif menilai bahwa sikap Trump sangat memalukan.

"Trump dengan ganjil mencurahkan paragraf pertama dari pernyataannya yang memalukan tentang kekejaman Saudi untuk menuduh Iran dari segala bentuk penyimpangan yang bisa dia pikirkan," tulis Zarif di akun Twitternya.

Lebih lanjut dia membandingkan situasi dengan menyinggung soal manajemen kehutanan yang tidak menguntungkan di California dan Finlandia.

"Mungkin kita juga bertanggung jawab atas kebakaran di California, karena kita tidak membantu merampas hutan, seperti yang dilakukan oleh Finlandia?" tutupnya seperti dimuat Reuters. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya