Berita

Politik

Pelepasan DNI Menunjukkan Keberpihakan Jokowi Ke Tiongkok

SELASA, 20 NOVEMBER 2018 | 22:01 WIB | LAPORAN:

Pelepasan 54 bidang usaha dari daftar negatif investasi (DNI) merupakan bukti keberpihakan pemerintah dalam menyikapi perang dagang antara Tiongkok dengan Amerika Serikat.

Padahal, kebijakan tersebut belum tentu berimbas pada terbukanya lapangan kerja bagi masyarakat Indonesia.

Ketua DPP Partai Gerindra, Heri Gunawan menegaskan, hal itu dapat dipastikan karena selama ini proyek patungan dengan Tiongkok kerap menggunakan tenaga kerja dari negara asal.


Menurutnya, bukan hanya tidak berpihak ke masyarakat yang butuh pekerjaan, paket kebijakan ekonomi jilid 16 tersebut juga menunjukkan pemerintah lebih berat dengan Tiongkok.

"Ini jelas menunjukan keberpihakan Pemerintah Jokowi terhadap trade wars antara Tiongkok dengan AS setelah gagalnya kesepakatan di KTT APEC pada 17 sampai 18 November 2018 di Papua Nugini," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (20/11).

Anggota Komisi XI DPR ini juga menilai, kebijakan pemerintah bakal membunuh usaha rakyat kecil. Sebab, banyak rakyat menegah ke bawah bergerak di bidang UMKM.

Ia menduga proses paket ekonomi ini merupakan karpet merah bagi investor Tiongkok karena sulitnya membuka investasi di Indonesia.

"Pemberian keleluasaan PMA (penanaman modal asing) 100 persen terhadap 54 bidang usaha jelas akan mematikan industri kecil menengah yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia," kata Heri. [nes]



Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

KPK Panggil 13 Saksi Kasus Mantan Wamen Imipas Silmy Karim

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22

Gugatan PT KSS, Ahli Nilai Keputusan Kemenhub Timbulkan Konsekuensi Hukum

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:21

Mengenal Taufik Hidayat, Lelaki Paling Kejam Abad Ini

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:12

Laporan HAM PBB Sebut Israel Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01

Jakarta 499 Tahun: Birokrasi Modern Belum Cukup Tanpa Perspektif HAM.

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:00

BKKBN: 8,1 Juta Keluarga di Indonesia Berisiko Stunting

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:41

Kisah Mantri Perempuan BRI Tempuh Pegunungan Toraja untuk Layani Nasabah di Wilayah 3T

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:29

Konbes–Munas NU Ploso Diwarnai Aksi Intimidasi dan Motif Kepentingan Pribadi

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:28

Prabowo Dianugerahi Lencana Emas Adi Bakti Tani-Nelayan Maha Utama

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:24

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Bupati Muara Enim Edison

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:18

Selengkapnya