Berita

Susilo Bambang Yudhoyono/RM

Politik

SBY Fokus Pileg Karena Koalisi Pilpres Kawin Paksa

SELASA, 20 NOVEMBER 2018 | 10:37 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. "Kawin paksa" yang membuat Partai Demokrat dan Susilo Bambang Yudhoyono mengutamakan kampanye Pemilihan Legislatif ketimbang Pemilihan Presdien 2019.

Demikian disampaikan pemerhati politik sekaligus Direktur Mahara Leadership, Iwel Sastra saat dihubungi redaksi, Selasa (20/11).

Kawin paksa yang dimaksud, partai politik wajib mengusung pasangan capres dan cawapres di tengah ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold) sebesar 20 persen.


"Ini merupakan salah satu akibat dari kawin paksa politik karena adanya presidential threshold 20 persen," ujar Iwel.

"SBY tentu tidak mau hanya sekedar mengutamakan capres terus partainya ketinggalan," sambungnya.

Apalagi ditambahkan Iwel, pemilu serentak tahun depan adalah pemilu perdana dalam sejarah kepemiluan Indonesia. Politisi senior sekalipun tidak punya pengalaman.

"Sekarang pengalaman pertama bagi semuanya, semuanya lagi mencoba-coba. Kalau tidak dapat 4 persen (parlemen threshold) maka akan hilang (dari Parlemen)," pungkasnya. [rus]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya