Berita

Polisi Australia/BBC

Dunia

Polisi Australia Tangkap Trio Perencana Teror Di Melbourne

SELASA, 20 NOVEMBER 2018 | 09:47 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Polisi Australia menangkap tiga orang yang merencanakan akan melakukan serangan teror di Melbourne awal pekan ini.

Trio tersebut telah berusaha untuk mendapatkan senjata semi-otomatis yang akan digunakan untuk membunuh sebanyak mungkin orang di tempat yang ramai.

Menurut keterangan yang dirilis kepolisian setempat, ketiga orang yang tidak disebutkan namanya itu berusia 21 tahun, 26 tahun dan 30 tahun. Mereka diduga terinspirasi oleh kelompok militan ISIS.


Komisaris Polisi Graham Ashton memastikan bahwa tidak ada ancman berkelanjutan pasca penangkapan tersebut.

Ashton mengatakan trio tersebut belum menetapkan lokasi mana yang akan menjadi targer serangan.

"Mereka pasti sedang mencari tempat berkumpul, di mana akan ada banyak orang, karena mereka mencoba untuk fokus pada upaya untuk memiliki tempat di mana mereka dapat membunuh sebanyak mungkin orang," jelasnya pada Selasa (20/11) seperti dimuat BBC.
Ketiga pria tersebut merupakan warga negara Australia keturunan Turki. Dua di antaranya adalah bersaudara.

Kelompok itu telah dilacak oleh pihak berwenang sejak tahun lalu dan baru-baru ini paspor mereka dibatalkan karena khawatir mereka akan terlibat dalam kegiatan terorisme di luar negeri. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya