Berita

Pertahanan

Hari Kedua AARM 2018, Kontingen TNI AD Masih Bertengger Di Puncak

SELASA, 20 NOVEMBER 2018 | 09:29 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Kontingen TNI AD dari Indonesia kembali meraih medali pada Kejuaraan Lomba Tembak Asean Armies Rifle Meet (AARM) ke-28 di Lapangan 400 Terendak Camp, Melaka, Malaysia.

Tambahan satu trophy dan empat medali semakin memperkokoh Indonesia pada posisi puncak sementara penilaian dari tiga cabang yang diperlombakan pada hari kedua (Senin, 19/11).

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Candra Wijaya mengatakan, dengan perolehan sementara di hari kedua kejuaraan lomba AARM, Indonesia saat ini tetap memimpin sementara dengan mendapatkan satu trophy, enam medali emas, dua medali perak dan tiga medali perunggu.


"Posisi puncak masih kita pertahankan sampai dengan hari kedua dengan berhasil meraih tambahan medali satu trophy, dua emas, satu perak dan satu perunggu," sebutnya.

Kadispenad menjelaskan bahwa tambahan medali pada hari kedua tersebut, berasal dari cabang Karaben Match 2 Individual dipersembahkan oleh Praka  Bagus dengan total nilai 197,009. Selanjutnya medali emas cabang lomba Senapan Otomatis (SO) Match 2 Individual dipersembahkan oleh Pratu Hendro dan Praka Roky dengan total nilai 431.

Untuk satu trophy berhasil diraih pada cabang lomba SO dengan memperoleh nilai indeks tertinggi dari seluruh tim.

Tambahan 1 medali perak berasal dari cabang lomba Karaben pada Match 2 Individual yang dipersembahkan oleh Pratu Ali dengan total nilai 196.012. Satu medali perunggu lagi diraih atas nama Serka Priyanta dan Pratu Angga pada cabang lomba SO Match 2 Individual.

Kadispenad menambahkan, ke depannya persaingan dalam memperebutkan medali akan terus mewarnai jalannya perlombaan. Untuk itu diharapkan kontingen Indonesia selalu tetap fokus dan semangat selama berlangsungnya pertandingan.

"Kita ingin agar lagu kebangsaan Indonesia selalu terdengar selama jalannya pertandingan, serta Merah Putih berada di posisi paling atas," harapnya.

Klasemen sementara pada hari kedua AARM, Indonesia masih menempati posisi teratas. Posisi kedua ditempati Thailand dengan perolehan satu trophy, lima perak dan dua perunggu. Filipina dengan satu emas disusul urutan keempat oleh Malaysia dengan dua medali perunggu.

Sedangkan enam negara lainnya, yakni Vietnam, Singapura, Myanmar, Laos, Brunei dan Kamboja, sementara belum berhasil dalam mendapatkan medali.

Pada hari ketiga ini, kontingen Indonesia akan bertanding kembali untuk memperebutkan tiga emas yang adiperebutkan pada cabang Pistol Putri Match 2, Karaben Match 2 dan Senapan Match 1.[wid]

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Eks Relawan: Jokowi Manusia Nggedabrus

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:33

UPDATE

Gubernur Fakhiri Raih Golden Leader Award JMSI

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:02

1.000 Siswa Yatim Piatu Pemegang KJP Ikuti Try Out Gratis

Rabu, 11 Februari 2026 | 23:30

Pemerintah Timor Leste Didorong Kembali Aktifkan Pas Lintas Batas

Rabu, 11 Februari 2026 | 23:13

DKI Kunci Stok Beras dan Telur, Harga Dijaga Tetap Stabil

Rabu, 11 Februari 2026 | 23:00

Ilusi Swasembada Pangan Kementan

Rabu, 11 Februari 2026 | 22:45

RI Siap Borong Minyak AS Senilai Rp252 Triliun Pekan Depan

Rabu, 11 Februari 2026 | 22:28

Kembali Diperiksa BPK, Gus Yaqut Sampaikan Klarifikasi Hingga Konfrontasi

Rabu, 11 Februari 2026 | 22:13

Ulama Penjaga Optimisme dan Keteguhan Batin Rakyat Aceh

Rabu, 11 Februari 2026 | 22:04

Diperiksa di Mapolresta Solo, Jokowi Beberkan Kisah Perkuliahan Hingga Skripsi

Rabu, 11 Februari 2026 | 21:50

NU Harus Bisa Menjawab Tantangan Zaman di Abad Kedua Perjalanan

Rabu, 11 Februari 2026 | 21:38

Selengkapnya