Berita

Seorang pria berdoa di pemakaman Choeung Ek di luar Phnom Penh pada 'Day of Anger' ketika orang-orang Kamboja mengingat mereka yang meninggal selama pemerintahan brutal Khmer Merah/Reuters

Global

Kamboja Resmi Akhiri Pengadilan Soal Khmer Merah

SENIN, 19 NOVEMBER 2018 | 21:03 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Kamboja menegaskan bahwa pengadilan terkait Khmer Merah yang didukung PBB telah selesai.

Pengadilan terakhir kali menangani kasus tersebut dengan menghukum dua pemimpin terakhir Khmer Merah yang masih hidup dan terlibat dalam genosida serta kejahatan perang pekan lalu.

Wakil Perdana Menteri Kamboja, Sar Kheng memastikan bahwa dengan pengadilan terakhir tersebut, maka pekerjaan pengadilan telah selesai dan tidak akan ada lagi penuntutan untuk tindakan-tindakan yang dilakukan ketika Khmer Merah berkuasa mulai 1975 hingga 1979.


Untuk diketahui bahwa pada periode kekuasaan Khmer Merah, diperkirakan ada 1,7 juta orang, atau sekitar seperempat dari penduduk Kamboja meninggal dunia setelah rezim yang diilhami Maois mengambil alih kekuasaan di negara yang dikenal sebagai "Killing Fields".

"Karena ada beberapa mantan perwira Khmer Merah yang tinggal di daerah ini, saya ingin mengklarifikasi bahwa tidak akan ada lagi investigasi yang dilakukan (terhadap anggota Khmer Merah yang lebih rendah), jadi Anda tidak perlu khawatir," tegasnya seperti dimuat Al Jazeera. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya