Berita

Zalmay Khalilzad/Net

Dunia

Taliban Gagal Mencapai Kesepakatan Dengan AS Di Qatar

SENIN, 19 NOVEMBER 2018 | 20:56 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kelompok militan Taliban mengklaim telah gagal mencapai kesepakatan dengan Amerika Serikat pasca tiga hari pembicaraan di Qatar.

Diketahui bahwa para pemimpin Taliban bertemu dengan utusan khusus Amerika Serikat, Zalmay Khalilzad di markas politik mereka di Qatar pekan lalu. Ini adalah kali kedua pertemuan semacam itu dilakukan dalam sebulan terakhir.

"Ini adalah pembicaraan awal dan tidak ada kesepakatan yang dicapai tentang masalah apa pun," kata juru bicara kelompok militan Zabiullah Mujahid pada Senin (19/11).


Pernyataan itu muncul sehari setelah Khalilzad mengatakan dia berharap untuk memutuskan perjanjian damai dengan Taliban pada 20 April 2019. Tanggal itu adalah batas waktu yang ditetapkan untuk pemilihan presiden di Afghanistan.

Namun pihak Taliban mengatakan mereka tidak menerima tenggat waktu apa pun yang ditetapkan oleh Washington.

Seorang anggota senior Taliban mengatakan strategi Khalilzad untuk mengumumkan tenggat waktu menunjukkan betapa putus asanya Washington untuk menarik pasukan asing dari Afghanistan.

"Para pemimpin Taliban belum menyetujui tenggat waktu karena kami menang di semua lini," katanya seperti dimuat Press TV.

Selain itu, pihak Taliban juga memperingatkan Amerika Serikat agar tidak mengirim pesan campuran yang dapat mengganggu proses perdamaian. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya