Berita

Membawa rubah ke dalam kereta/RT

Dunia

Bawa Rubah Peliharaan Ke Dalam Kereta, Wanita Ini Jadi Sorotan

SENIN, 19 NOVEMBER 2018 | 15:37 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Membawa binatang peliharaan seperti anjing, kucing atau burung bepergian dengan kereta, mungkin merupakan hal yang banyak dilakukan orang di sejumlah tempat di dunia. Namun bagaimana jika membawa rubah ke dalam kereta?

Hal itulah yang dilakukan oleh seorang wanita Rusia. Dia tertangkap kamera membawa hewan peliharaanya, yakni rubah yang tampak santai bertengger di pundaknya.

Rubah itu dibawa wanita yang memeliharanya masuk ke dalam metro Moskow baru-baru ini. Aksinya yang terekam kamera menjadi sorotan baik oleh pengguna komuter maupun pengguna media sosial di Rusia.


Rekaman video yang beredar menunjukkan seorang wanita dengan tenang menunggu kereta dengan rubah hewan peliharaan yang besar bertengger di pundaknya.

Para komuter pada platform yang sibuk terlihat memberi rubah tatapan aneh ketika mereka menunggu kereta. Begitu tiba, wanita dan rubahnya berjalan ke gerbong yang sibuk dan tengah ramai penumpang itu.

Sebagian pengguna media sosial mengungkapkan kekaguman mereka pada wanita itu. Ada juga yang bergurau bahwa rubah hewan peliharaan lebih baik daripada mengenakan mantel bulu.

"Ketika Anda menginginkan mantel bulu tetapi Anda mencintai hewan," seloroh salah satu pengguna sosial media seperti dimuat Russia Today.

Sementara itu, sebagian orang lainnya mengkritik dan mengatakan khawatir tentang rabies.

Meski Rusia merupakan rumah bagi rubah merah peliharaan, namun membawa rubah menaiki metro ataupun kereta adalah hal yang tidak lazim dilakukan di Rusia. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya