Berita

Penanganan Ebola di Kongo/CNN

Dunia

Konflik Meningkat, Wabah Ebola Memburuk Di Kongo

MINGGU, 18 NOVEMBER 2018 | 21:09 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

. Jumlah kematian akibat wabah ebola yang terjadi di Republik Demokratik Kongo terus mengalami peningkatan. Hal itu terjadi karena kekerasan yang terjadi menghambat upaya pekerja kesehatan untuk memerangi virus.

Menurut data Kementerian Kesehatan Kongo, hingga pertengahan bulan November ini, tercatat setidaknya ada 358 kasus Ebola dan 213 kematian sejak wabah itu mulai kembali diketahui pada Agustus lalu.

Penanganan wabah terganggu oleh konflik yang terjadi antara kelompok militan dan pasukan pemerintah di beberapa daerah yang paling parah terkena dampak wabah.


Dikabarkan CNN akhir pekan ini, insiden terbaru terjadi pada Jumat malam (16/11) lalu ketika kelompok bersenjata mencoba menyerang pasukan penjaga perdamaian PBB di kota Beni di provinsi Kivu Utara, yang merupakan episentrum wabah itu.

Serangan itu terjadi di dekat Pusat Operasi Tanggap Darurat Respon ebola dan hotel yang merupakan tempat petugas kesehatan penanganan ebola tinggal.

Pasukan penjaga perdamaian mampu mendorong para penyerang kembali setelah beberapa jam bentrokan tetapi semua kegiatan lapangan ditangguhkan di wilayah Beni akhir pekan ini karena kekerasan. Pusat Operasi Darurat tetap ditutup dan para tim harus tinggal di hotel mereka. [jto]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya