Berita

Kapolri/Net

Pertahanan

Tito Karnavian Sukses Menjaga Kamtibmas Indonesia

MINGGU, 18 NOVEMBER 2018 | 18:00 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Paparan soal pemberantasan terorisme yang disampaikan Kapolri Jenderal Tito Karnavian pada acara The 4th Annual Counter-Terrorism Financing Summit 2018 di Bangkok, Thailand beberapa waktu lalu mendapat apresiasi.

Apresiasi itu dikemukakan Ketua Presidium Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia 98 (Jari 98) Willy Prakarsa, sore ini (Minggu, 18/11).

"Ini sebagai salah satu gambaran bahwa Kapolri Jenderal Tito Karnavian sukses menjaga situasi kamtibmas di Indonesia. Bahkan apa yang disampaikan Pak Kapolri diapresiasi CEO AUSTRAC Nicole Rose. Ini sangat luar biasa," kata Willy.


Dalam kesempatan itu, Tito memaparkan tentang perkembangan terkini tindak pidana terorisme di Indonesia, trend pendanaan terorisme, perubahan modus operandi dan  penanganan kasus aliran dana teroris  ditangani Indonesia.

Kemudian Tito juga mengutarakan persepsinya soal peran Financial Intelligence Unit di berbagai negara dalam memutus aliran dana dan logistik bagi para kelompok teror.

Menurut Willy, kinerja Tito selama di institusi Kepolisian Republik Indonesia tergolong baik dan piawai dalam membangun komunikasi dan relasi dengan seluruh elemen dalam menyelesaikan setiap permasalahan.

"Kehadiran Tito semakin mereformasi Polri ke arah yang lebih baik dan semakin dicintai masyarakat. Kalau ada yang masih kritik ya kita maklumi saja karena mereka melihatnya pakai kacamata kuda," cetus Willy.

Willy pun memastikan bahwa seluruh elemen Jari 98 bakal terus siap membantu Polri untuk terus mensukseskan Kamtibnas di seluruh wilayah Indonesia menjelang Pemilu 2019.

"Jari 98 selalu mendukung penuh semua program Polri yang bertujuan baik bagi kemaslahatan seluruh rakyat Indonesia," tutupnya. [jto]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya