Berita

Donald Trump/Reuters

Global

Intelijen AS Masih Cari Bukti Pembunuh Khashoggi

MINGGU, 18 NOVEMBER 2018 | 07:45 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintahan Amerika Serikat belum bisa mengambil kesimpulan akhir tentang pembunuhan sadis wartawan Jamal Khashoggi di dalam konsulat Arab Saudi di Ankara, Turki.

Badan Intelejen Pusat Amerika Serikat hingga kini belum menemukan bukti Pangeran Mahkota Saudi Mohammad bin Salman (MBS) yang telah memerintahkan pembunuhan Khashoggi.

"Laporan terbaru menunjukkan bahwa pemerintah Amerika Serikat telah membuat kesimpulan akhir tidak akurat," kata Jurubicara Departemen Luar Negeri Heather Nauert dalam sebuah pernyataan pada Sabtu (17/11).


"Masih ada banyak pertanyaan yang belum terjawab sehubungan dengan pembunuhan Khashoggi," sambungnya seperti dimuat Reuters.

Nauert memastikan, Departemen Luar Negeri AS akan terus mencari fakta dan bekerja dengan negara lain untuk menahan mereka yang terlibat dalam pembunuhan Khashoggi, sambil tetap mempertahankan hubungan strategis dengan Saudi.

Sebelumnya, menurut sumber yang tidak disebutkan namanya oleh Reuters, CIA telah memberi pengarahan kepada bagian lain dari pemerintah Amerika Serikat, termasuk Kongres, tentang penilaiannya. Temuan itu menyebutkan bahwa ada keterlibatan putra mahkota dalam pembunuhan Khashoggi.[wid]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya