Berita

Ronny P Sasmita/RMOL

Politik

Percuma Bagi-Bagi Sertifikat Tanah Kalau Tidak Ada Tindak Lanjut Pemerintah

MINGGU, 18 NOVEMBER 2018 | 00:43 WIB | LAPORAN:

Kebijakan bagi-bagi sertifikat tanah yang dilakukan Joko Widodo mendapat kritik lantaran dinilai tidak berimbas pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat, khususnya petani.

Direktur Economic Action (EconAct) Indonesia, Ronny P Sasmita menilai yang dilakukan Jokowi menyerupai reformasi ekonomi (Doi Moi) yang dilakukan pemerintah Vietnam tahun 1986.

Namun bedanya pemerintah hanya bagi-bagi sertifikat tanah, tanpa ada tindak lanjut seperti kebijakan Doi Moi Vietnam. Menurutnya, langkah yang dilakukan Jokowi sama saja bohong alias percuma.


"Kalau politik Doi Moi itu, tanah pemeritah itu disuruh petani garap. Bukan sertifikasi, ini beda. Jadi anda kasih sertifikat tanah, kalau tanahnya enggak digarap sama juga bohong," ujar Ronny dalam diskusi bertajuk 'Perang Dagang Tiongkok Vs AS dan Efeknya Terhadap Indonesia' di Kantor Sekretariat PB HMI, Manggarai, Jakarta, Sabtu (17/11).

Mestinya, sambung Ronny, tak perlu sampai bagi-bagi sertifikat, pemeritah hanya perlu memberikan lahan dan segala keperluan para petani demi membuat lahan kosong tersebut menjadi lahan yang produktif.

"Jadi enggak perlu sertifikat, tapi kalian olah ini tanah dan hasilkan, terserah mau bagi hasil atau apa. Kalau ada yang dibutuhkan lapor. Begitu kan baik. Jadi bukan bagi sertifikat tanah, tapi tanah itu dibikin produktif. Silakan masyarakat garap bagaimana caranya," urainya. [nes]


Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

KPK Panggil 13 Saksi Kasus Mantan Wamen Imipas Silmy Karim

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22

Gugatan PT KSS, Ahli Nilai Keputusan Kemenhub Timbulkan Konsekuensi Hukum

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:21

Mengenal Taufik Hidayat, Lelaki Paling Kejam Abad Ini

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:12

Laporan HAM PBB Sebut Israel Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01

Jakarta 499 Tahun: Birokrasi Modern Belum Cukup Tanpa Perspektif HAM.

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:00

BKKBN: 8,1 Juta Keluarga di Indonesia Berisiko Stunting

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:41

Kisah Mantri Perempuan BRI Tempuh Pegunungan Toraja untuk Layani Nasabah di Wilayah 3T

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:29

Konbes–Munas NU Ploso Diwarnai Aksi Intimidasi dan Motif Kepentingan Pribadi

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:28

Prabowo Dianugerahi Lencana Emas Adi Bakti Tani-Nelayan Maha Utama

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:24

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Bupati Muara Enim Edison

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:18

Selengkapnya