Berita

Iliustrasi/Net

Politik

Prabowo Akan Terbitkan Uang Braille Untuk Kaum Tunanetra

SABTU, 17 NOVEMBER 2018 | 19:51 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Salah satu program kerja Prabowo Subianto bila kelak terpilih sebagai Presiden RI adalah menerbitkan uang kertas yang bisa dikenali dengan mudah oleh penyandang tunanetra.

Dalam brosur yang disebarkan Kordinator Jurubicara Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar, disebutkan bahwa pihaknya menampung aspirasipenyandang tunadaksa yang bekerja di panti yang kerap ditipu pengguna jasa mereka karena tidak mengetahui nominal uang yang mereka terima usai memijat.

Bukan hanya jumlah uang yang tak sesuai, terkadang pemijat tunanetra juga mendapatkan uang palsu.


Sejumlah negara telah menerbitkan uang yang ramah terhadap kaum tunanetra ini. Umumnya, uang kertas dicetak dengan tekstur khusus untuk membantu penyandang tunanetra mengenali nilai uang dengan hanya meraba permukaan uang.

Di Kanada bahkan uang kertas yang dicetak memiliki semacam huruf Braille. Di Australia dengan cara menerbitkan uang kertas dalam ukuran yang berbeda-beda. Hal yang kurang lebih sama juga untuk uang kertas Euro dan Jepang.

Selain mencetak uang Braille, Prabowo-Sandi juga akan memberikan beasiswa khusus untuk anak-anak dari keluarga yang orang tuanya menyandang difable.

“Dengan beasiswa dari pemerintah nanti, anak-anak mereka bisa membantu orang tuanya yang menyandang tunanetra,” demikian program itu. [dem] 

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

UPDATE

ASEAN di Antara Badai Geopolitik

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:44

Oknum Brimob Bunuh Pelajar Melewati Batas Kemanusiaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:32

Bocoran Gedung Putih, Trump Bakal Serang Iran Senin atau Selasa Depan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:24

Eufemisme Politik Hak Dasar Pendidikan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:22

Pledoi Riva Siahaan Pertanyakan Dasar Perhitungan Kerugian Negara

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:58

Muncul Framing Politik di Balik Dinamika PPP Maluku

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:22

Bank Mandiri Perkuat UMKM Lewat JuraganXtra

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:51

Srikandi Angudi Jemparing

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:28

KPK Telusuri Safe House Lain Milik Pejabat Bea Cukai Simpan Barang Haram

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:43

Demi Pengakuan, Somaliland Bolehkan AS Akses Pangkalan Militer dan Mineral Kritis

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:37

Selengkapnya