Berita

Bonar Tigor Naipospos/Net

Politik

Setara Institute: Indonesia Bisa Jadi Syria Kedua Karena Intoleransi

SABTU, 17 NOVEMBER 2018 | 02:39 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Akibat adanya intoleransi antar umat beragama, Indonesia berpotensi menjadi Syria kedua.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua Setara Institute Bonar Tigor Naipospos saat diskusi publik dalam rangka peringatan Hari Toleransi Internasional di Hotel Ibis Thamrin, Jakarta, Jumat (16/11).

Menurutnya intoleran secara pasif berjalan di Indonesia.  Aksi intoleran sudah menjadi virus dan sangat berbahaya bagi kepentingan bangsa.


"Indonesia bisa menjadi Syria kedua, karena intoleransi pasif sedang bekerja. Dia seperti virus yang sangat berbahaya," ujar Tigor.

Tigor menambahkan pemerintah saat ini belum optimal dalam menciptakan toleransi dan kerukunan antar umat beragama. Kendati saat ini sudah ada Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) namun kelompok intoleran masih bergerak secara masif di tataran grassroot.

"Intoleransi pasif di permukaan memang tidak kelihatan tapi ini menjadi manifes yang terus dimunculkan secara eksklusif sehingga polarisasi begitu tajam," ujarnya. [nes]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya