Berita

Prabowo Subianto/Net

Politik

Bisa Jadi Prabowo Memang Tidak Serius Menangi Pilpres

JUMAT, 16 NOVEMBER 2018 | 22:27 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto seperti tidak serius mengarungi Pilpres 2019. Ini terlihat dari jumlah lawatan Prabowo ke daerah yang masih kalah jauh ketimbang pendampingnya, Sandiaga Uno.

Pengamat politik, Pangi Syarwi Chaniago menilai ketidakseriusan Prabowo itu tidak boleh dipandang sebelah mata.

Sebab, hal tersebut sudah berimbas kepada partai-partai yang ada di Koalisi Adil Makmur (KAM) yang mengusung Prabowo.


“Jadi wajar kalau Demokrat kurang all out ikut memenangkan Prabowo-Sandiaga. Demokrat bahkan lebih mementingkan dan fokus untuk menang di Pileg 2019,” ujar direktur eksekutif Voxpol Center itu, di Jakarta, Jumat (16/11).

Pangi menduga Prabowo masih menganggap waktu penyelenggaraan pilpres masih panjang. Dengan begitu, mantan Danjen Kopassus itu menghitung matang kapan amunisi dan serangan harus dikeluarkan.

Namun demikian, sambung Pangi, bisa juga Prabowo memang tidak serius memenangi pilpres.

“Asumsi saya bisa saja memang Prabowo tidak serius (maju),” katanya.

Pangi menilai, Prabowo dan Sandiaga punya kepentingan masing-masing maju di pilpres mendatang. Prabowo ingin menyelamatkan Gerindra, sementara Sandiaga lebih pada investasi untuk 2024 mendatang.

“Jadi bagi Prabowo, kalah pun enggak masalah. Sandi juga enggak ada beban karena itu adalah itu modal buat Sandiaga untuk di 2024,” pungkasnya. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya