Berita

SBY/Net

Politik

SBY: Kalau Demokrat Terus Diributin, Kader Tidak Perlu Gusar!

KAMIS, 15 NOVEMBER 2018 | 22:17 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Semua partai politik pasti mementingkan keselamatan partai masing-masing dalam mengarungi pemilu yang digelar serentak antara pilpres dan pileg.

Terlebih, jika partai tersebut tidak memiliki calon presiden (capres) atau calon wakil presiden (cawapres) dari kader sendiri yang diusung di pilpres.

Begitu kata Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam akun Twitter pribadinya @SBYudhoyono sesaat lalu, Kamis (15/11).


“Saya pikir tak ada satu pun partai politik (yang tak punya capres dalam pemilu serentak ini) yang tak utamakan partainya,” tuturnya.

Atas alasan itu, Partai Demokrat membebaskan kader untuk memilih pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin atau Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019. Meski di satu sisi, partai berlambang bintang mercy itu masuk dalam barisan partai pengusung pasangan nomor urut 02.

SBY secara tegas bahkan meminta kadernya tidak perlu gusar dengan tudingan sejumlah kelompok yang menyebut Demokrat tidak komitmen mendukung Prabowo-Sandi.

“Kalau Partai Demokrat yang terus diributin, para kader Demokrat tak perlu gusar dan kecil hati. Go on. Kita tak pernah ganggu partai lain,” sambung presiden keenam RI tersebut.

Penegasan SBY ini berhubungan dengan pernyataan Sekjen DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani yang menagih janji darinya untuk kampanye bareng calon presiden Prabowo Subianto.

“Sebenarnya saya tak harus tanggapi pernyataan Sekjen Gerindra. Namun, karena nadanya tak baik dan terus digoreng terpaksa saya respons,” tukasnya. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya