Berita

Ilustrasi pembalut/Net

Hukum

BNN Kirim Psikolog Buat Remaja Peminum Air Rebusan Pembalut

RABU, 14 NOVEMBER 2018 | 18:35 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Badan Narkotika Nasional (BNN) akan memberikan pendampingan psikolog untuk para remaja yang menyalahgunakan pembalut sebagai bahan untuk mabuk.

Sebelumnya, sejumlah remaja di Jawa Tengah dilaporkan mengkonsumsi air rebusan pembalut sebagai salah satu alternatif untuk mendapat efek seperti konsumsi narkotika.

Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen Arman Depari menjelaskan para remaja tersebut tidak dapat dikenakan pasal narkotika. Sebab dari hasil penelitian air rebusan pembalut pihaknya tidak mengandung zat terlarang terutama yang mengandung narkotika, psikotropika maupun zat psikoaktif lainnya, baik secara tunggal maupun senyawa.


Penelitian yang dilakukan di laboratorium BNN terhadap beberapa jenis dan merek pembalut wanita yang beredar dipasaran juga menemukan bahwa air rebusan pembalut tidak menimbulkan efek kecanduan bagi yang meminum.

Meski tidak menemukan zat adiktif, sambung Arman, dalam pembalut tersebut mengandung bahan-bahan kimia yang berbahaya bagi manusia, salah satunya antiseptik.

"Tentu itu akan mempengaruhi kesehatan, tetapi yang jelas itu tidak menimbulkan adiktif dan juga tidak menjadi bahan pemacu atau menimbulkan akibat yang sama dengan psikotropika atau narkotika," ujarnya kepada wartawan di kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (14/11).

Sebelumnya BNN Provinsi Jawa Tengah, mendapat laporan adanya sejumlah remaja mengkonsumsi air rebusan pembalut sebagai alternatif efek narkoba.

BNN Jateng menemukan kejadian ini di berbagai daerah, seperti di Grobogan, Kudus, Pati, Rembang dan Kota Semarang bagian Timur. Mayoritas pengguna adalah anak remaja usia 13-16 tahun. [nes]


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya