Berita

Empat tersangka pengedar narkoba jenis sabu dan barang bukti yang diamankan BNN/RMOL

Hukum

BNN Gagalkan Penyelundupan 38 Kilo Sabu Dan 30 Ribu Pil Ekstasi

RABU, 14 NOVEMBER 2018 | 17:03 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil mengagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu sebanyak 38 kilogram dan 30 ribu butir ekstasi di perairan Langsa Aceh. Operasi pengagalan ini dilakukan bersama dengan Bea Cukai dan TNI AL.

Kepala BNN Komjen Pol Heru Winarko menyampaikan, pengungkapan ini berangkat dari pengembangan kasus penyelundupan sabu yang melibatkan Anggota DPRD Langkat dari partai Nasional Demokrat, Ibrahim Hasan atau yang dikenal Ibrahim Hongkong.

Hasil penangkapan ini empat orang ditetapkan sebagai tersangka. Mereka yakni Saiful Nurdin alias PUN sebagai kurir, Musliadi, Muhamad Fauzi alias Fauzi, dan Munzilin Ismail alias Apali.


Heru menambahkan salah satu tersangka bernama Burhannydin alias Burhan ditindak tegas lantaran sudah melakukan perlawanan kepada petugas.

"Burhanuddin Alias Burhan melarikan diri dan berusaha melakukan perlawanan kepada petugas, sehingga petugas melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap tersangka dan mengakibatkan tersangka meninggal dunia," kata Heru kepada wartawan di kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (14/11).

Heru menjelaskan, Burhan merupakan sosok yang ikut mengendalikan penyelundupan narkotika jenis sabu sebanyak 38 kilogram dan 30 ribu butir ekstasi dari Penang, Malaysia, ke Indonesia melalui jalur laut di perairan Langsa, Aceh.

Burhan merupakan salah satu daftar pencarian orang atas perkara tindak pidana narkoba di Pangkalan Susu Sumatera Utara yang menyeret Anggota DPRD Langkat, Ibrahim Hasan yang kini telah berstatus tersangka.

Atas perbuatannya, keempat tersangka, terancam Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) dan atau Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU No 35/2019 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati. [nes] 


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya