Berita

M Iqbal/Net

Pertahanan

Bila Ada Potensi Ganguan Kamtibmas, Polri Diberi Kewenangan Tak Izinkan Kegiatan

RABU, 14 NOVEMBER 2018 | 14:34 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

. Kepolisian Resort Bogor Kabupaten tidak memberikan izin kegiatan acara 'Syiar dan Silaturahmi Kekhalifahan Islam se-Dunia' yang digelar di Masjid Az-Zikra, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, karena pelbagai pertimbangan, termasuk potensi gangguan keamanan.

“Apakah kegiatan masyarakat itu cenderung positif ataukah dapat menimbulkan gangguan kepada masyarakat. Kami lihat dulu. Ketika kami menilai ada potensi gangguan keamanan dan konflik kami akan menyampaikan," kata Kepala Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Mochammad Iqbal, siang ini (Rabu, 14/11).

Intinya, kata alumnus Akpol 1991 ini, Polri menilai apakah ada potensi gangguan keamananan dan konflik atau tidak, jika ada maka Polri yang diberikan wewenang oleh Undang-Undang tentu tidak memberikan izin.


“Artinya kami menyarankan untuk tidak dilakukan (kegiatan),” sergahnya.

Karena pertimbangan itu, sambung Iqbal, wajar Polres Bogor Kabupaten tidak memberikan izin terlebih acara tersebut setelah mendapat penolakan dari beberapa kelompok organisasi masyarakat.

“Saya kira Polres Bogor sudah menilai itu ada potensi gangguan. Sehingga ada penolakan,” demikian Iqbal. [jto]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya