Berita

Rizal Ramli (tengah)/RMOL

Politik

Rizal Ramli: Pemerintah Terdahulu Ogah-Ogahan Jalankan BPJS

RABU, 14 NOVEMBER 2018 | 13:56 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Perjalanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) sejak berlaku pada tahun 2014 memang sengaja didesain untuk gagal pada sistem keuangannya.

Hasilnya saat ini, BPJS mengalami defisit hingga Rp 16,5 triliun dan baru disuntik oleh pemerintah sebesar Rp 4,9 triliun.

Ekonom senior Dr. Rizal Ramli mengulas singkat soal sejarah perjalanan UU BPJS yang sudah diusulkan sejak tahun 2009.


"Pemerintah yang dulu emang ogah-ogahan untuk jalankan BPJS. Harusnya BPJS sudah berjalan tahun 2009 tapi diundur-undur terus," kata RR biasa disapa di kediamannya di daerah Tebet, Jakarta, Rabu (14/11).

UU BPJS baru lolos di DPR tahun 2011. Kemudian baru dilaksanakan tahun 2014. Sambung RR, itupun banyak digerogoti dalam perjalanannya.

"Masak modal awal dikasihnya cuma Rp 5 triliun, seharusnya jauh lebih besar. Kemudian sistem iurannya dibikin sangat rendah sekali, pekerja hanya 1 persen, perusahaan kontribusinya hanya 4 persen," bebernya.

Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur ini pun memperbandingkan dengan sistem jaminan sosial di negara lain yang jauh lebih baik.

"Singapura untuk pekerja kontribusinya 6-8 persen, perusahaan 13 persen, di Malaysia juga sama. Jadi kita harus belajar dari negara-negara yang tingkat kesejahteraan rakyatnya lebih bagus dari kita," tandas RR. [rus]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Revolusi Status Buruh Harian Lepas

Senin, 22 Juni 2026 | 00:03

Nyanyian Sony Sebut 41 Nama Dituding Hanya untuk Kelabui Penyidik

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33

Penangkapan Roy dan Tifa Perkuat Anggapan Polisi di Bawah Kendali Jokowi

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:17

Prabowo Panggil Rosan, Bahas Optimalisasi Aset Negara dan Transformasi BUMN

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:55

Program Sekolah Rakyat Dapat Akses Gratis Talent DNA ESQ

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:32

Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Nginap di Rutan Polda, Besok ke Kejaksaan

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:01

Teruji di MRS 2026, Pertamax Turbo Jadi Andalan Utama Pembalap Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Lebih Baik dari Sebelumnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Buntut Gesekan Petugas vs Ojol, Ini Strategi Baru Dishub DKI Atur Ruang Jalan Ibu Kota

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31

Mensos ke Pejabat Baru: Jangan Sabotase Program Sekolah Rakyat!

Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45

Selengkapnya