Berita

Andi Arief/Net

Politik

Demokrat: Kampanye Pilpres Rasa Pilkades

SELASA, 13 NOVEMBER 2018 | 14:57 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemilihan Presiden Tahun 2019 dinilai sudah tidak menarik lagi. Penyebabnya, karena calon presiden petahana Joko Widodo tidak jujur tentang ketidakberhasilannya.

Begitu kata Wasekjen DPP Partai Demokrat Andi Arief, dalam akun Twitter pribadinya, Selasa (13/11).

Menurutnya, petahana takut kehilangan dukungan sehingga tidak jujur dengan kegagalan-kegagalannya.


“Ketakutan ini bisa ditutup dengan Janji yang realistis ke depan. Penantang pasti akan menawarkan janji. Rakyat akan melihat dua janji. Nggak peduli santri apa bukan,” tuturnya.

Menurutnya, selama ini Joko Widodo hanya sibuk menjawab bahwa dia bukan keturunan PKI, bukan anti Islam, dan bukan antek Tiongkok. Padahal, penyelesaian masalah ini sederhana. Masyarakat hanya butuh penjelasan resmi dari dirinya sendiri.

“Bukan mulut orang lain. Selama tiga hal itu menjadi beban karena tidak terus terang, maka kampanye pilpres rasa pilkades,” sambung Andi,

Gejala rakyat mulai bosan melihat kampanye di Pilpres 2019. Termasuk, bosan melihat kampanye dari para jurubicara Jokowi dan Prabowo.

"Semalam di sebuah warung kopi ada pengunjung yang meminta ganti chanel saat sebuah televisi siarkan debat genderuwo, buta, dan budeg,” tutupnya. [ian]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya