Berita

Ilustrasi/Net

Hukum

Bila Berita Hoax Dibiarkan Bisa Timbulkan Konflik Besar

SELASA, 13 NOVEMBER 2018 | 11:38 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

. Mabes Polri melalui Satuan Tugas (Satgas) Nusantara terus mengedukasi masyarakat mengenai bahayanya berita bohong alias hoax.

“Kalau berita bohong itu dibiarkan dan masyarakat percaya bisa menimbulkan konflik yang ringan menjadi konflik yang besar,” kata Kasatgas Nusantara Irjen Pol Gatot Eddy Pramono kepada Kantor Berita Politik RMOL, siang ini (Selasa, 13/11).

Bahkan, sambung Gatot, jika berita hoax itu menonjolkan isu Suku, Agama dan Ras (SARA) konsekuensi yang ditanggung negara adalah terganggunya disintegrasi bangsa.


Oleh karena itu, Satgas Nusantara yang tergelar dari tingkat Mabes hingga Polsek melakukan penyadaran kepada masyarakat jika menerika berita yang belum jelas kebenaranya diharapkan tidak langsung disebar.

“Tetapi tabayun dulu, klarifikasi benar atau tidaknya berita itu, jika tidak benar sampaikan bahwa itu tidak benar,” pungkas Gatot.

Dengan demikian di tahun politik saat ini, masyarakat terbebas dari berita atau informasi yang menyesatkan, karena di dalam Undang-Undang tidak mentoleransi pelaku penyebar hoax dengan alasan apapun.

“Walaupun hanya iseng, atau mengaku sebagai bentuk kepedulian, UU tidak mengenal itu,” demikian Gatot.  [jto]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya