Berita

Foto/Net

X-Files

Wakil Bendahara PKB Terima Rp 1,2 M Dari Amin Santono

Kasus Percaloan Anggaran Perimbangan Daerah
SELASA, 13 NOVEMBER 2018 | 10:20 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Mantan anggota Komisi XI DPR Amin Santono pernah memberikan uang Rp 1,2 miliar kepada Wakil Bendahara Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Rasta Wiguna.

Pemberian uang itu agar anak Amin, Yosa Octora Santono diusung PKB sebagai calon bu­pati Kuningan dalam pilkada serentak 2018.

Rasta pun dihadirkan sebagai saksi perkara Amin di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta kemarin. Ia mengakui penerimaan uang itu. "Terimanya lupa tanggalnya. Pertama Rp 200 (juta) dari Eka (Kamaluddin). Kemudian Rp 1 miliar (dari) Pak Amin yang menyerahkan sopirnya Pak Amin," kata Rasta.


Rasta menjelaskan terlibat me­nyeleksi calon-calon yang akan diusung PKB pada pilkada 2018. Yosa mendaftar untuk menjadi calon bupati Kuningan, melalui konsultan Eka Kamaluddin. "Pak Eka ketemu saya minta dibantu, minta difasilitasi karena anaknya Pak Amin yang namanya Yosa mau jadi calon kepala daerah Kabupaten Kuningan," tutur Rasta.

Dalam perbincangannya den­gan Eka, Rasta mengatakan harus ada uang untuk memu­luskan proses pencalonan Yosa. "Iya, untuk calon kepala daerah tentu butuh cost politik. Cost politik untuk pemenangan," sebut Rasta. Uang dari Amin untuk keperluan itu.

Ia membantah PKB meminta "mahar" dari calon yang bakal diusung. Ia berdalih uang dari calon untuk alat peraga kampa­nye dan biaya operasional pe­menangan, mulai dana relawan hingga sewa mobil.

Jaksa KPK mencecar soal uang yang diduga "mahar" itu. Rasta terus berkelit. Namun ia mengaku sempat bertemu Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar membicarakan soal Yosa.

Kepada Muhaimin, Rasta menyebut Yosa dianggap layak diusung sebagai calon bupati. "Kemudian Pak Ketum (bilang) 'Kalau Beliau sudah memenuhi syarat, silakan. Tapi ingat tidak ada uang mahar'. Ketum bilang begitu," tuturnya.

Merasa mendapat lampu hijau dari Muhaimin, Rasta meng­gerakan DPC PKB Kabupaten Kuningan untuk mendukung Yosa sebagai calon bupati.

Rupanya, DPC sudah punya jago, yakni Toto Taufikurohman Kosim. Direktur Rumah Sakit Kuningan Medical Center itu mendaftar se­bagai calon bupati. "Ketika DPC hanya usulkan Pak Toto, maka saya kan perlu komunikasi juga ke yang di bawah," jelas Rasta.

"Maksudnya uang itu untuk orang-orang PKB di bawah agar dapat dukungan?" tanya jaksa KPK.

"Supaya mendukung supaya direkomendasikan karena Pak Yosa enggak diusung sama DPC," jawab Rasta.

DPP PKB akhirnya mengeluarkan rekomendasi pada awal 2018. Toto diusung sebagai calon bupati. Yosa calon wakil bupati. Surat rekomendasi di­teken Muhaimin.

Dalam perkara ini, mantan anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Amin Santono didakwa menerima suap Rp 3,3 miliar.

Rasuah itu agar Amin men­gusulkan tambahan anggaran perimbangan keuangan daer­ah bagi Kabupaten Lampung Tengah dan Sumedang pada APBN Perubahan 2018.

Amin menerima uang dari Bupati Lampung Tengah Mustafa melalui Kepala Dinas Bina Marga, Taufik Rahman. Ia juga menerima dari Ahmad Ghiast, kontraktor yang akan menggarap proyek infrastruktur Kabupaten Sumedang. ***

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya