Berita

Diskusi di Gedung Joeang/RMOL

Politik

Pers Jangan Terjebak Metafora Negatif Di Pilpres

SENIN, 12 NOVEMBER 2018 | 15:58 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Ujian berat tengah dihadapi bangsa Indonesia di tahun politik. Ujian itu adalah berkembangnya metafora negatif terus menerus diekspos para peserta Pilpres 2019 ketimbang adu gagasan.

Begitu kata pengamat politik dari Universitas Bung Karno (UBK) Ade Reza Hariadi menanggapi wacana yang berkembang selama pilpres.

Dia juga mengkritisi peran media massa yang acapkali justru terjebak dan turut menyebarkan metafora-metafora negatif.


“Peran media massa di sini juga perlu dikritisi, terkadang media massa yang mengekspose habis-habiskan dengan diulang-ulang metafora negatif itu,” kata Ade di Gedung Joeang 45, Cikini, Jakarta, Senin (12/11).

Menurut dia, media massa seharusnya bisa mengekspose metafora positif. Begitu juga para kandidat, wajib memproduksi gagasan-gagasan positif dalam membangun negeri ini.

“Kualitas demokrasi ini seharusnya jadi parade terbaik dalam mengeluarkan ide-ide terbaik untuk membangun bangsa,” terangnya.

Ade menyesalkan kondisi yang terjadi saat ini. Kedua kubu dari peserta pilpres justru saut-menyaut menebarkan metafora negatif. Menurutnya, praktik seperti ini semakin tidak mendidik rakyat.

“Sebaiknya yang metafora negatif itu tidak perlu ditanggapi dan saut-menyaut yang semakin diekspose oleh media,” tandasnya. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya