Berita

Ma'ruf Amin/Net

Politik

PKPI: Pak Ma'ruf Hanya Ingin Ajak Bangsa Ini Dukung Mobil Nasional

SENIN, 12 NOVEMBER 2018 | 09:50 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kegaduhan yang timbul dari pernyataan cawapres nomor urut 01 KH Ma’ruf Amin mengenai mobil Esemka menunjukkan bahwa bangsa ini belum bisa berpikir jernih untuk kemajuan.

Begitu pendapat Sekjen PKPI Verry Surya Hendrawan kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (12/11).

"Cawapres nomor urut 01 Pak Kiai Ma’ruf Amin kan mendapat informasi dari capres Pak Jokowi soal adanya mobil nasional. Jadi Pak Kiai Ma’ruf hanya ingin mengajak anak bangsa ini untuk memberi dukungan moral terhadap usaha itu," kata Verry.


Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf itu menekankan, mobil tersebut hasil karya sekelompok anak muda lulusan SMK yang ingin membangun negeri ini dari ketertinggalan.

"Ini narasi positif dalam perspektif positif soal karya anak bangsa, mari kita dukung," ujarnya.

Namun, lanjut dia, jika terus digunjing dan dianggap keliru maka bangsa ini tidak bisa maju.

"Kalau kita selalu melihat negatif bangsa ini akan terkungkung dalam perspektif yang sempit. Apa yang dilakukan selalu salah dan tidak tepat," pungkasnya.
Sebelumnya Ma'ruf menyampaikan rencana peluncuran mobil Esemka pada Oktober 2018. Spekulasi bermunculan karena hingga memasuki bulan November ini Esemka yang digadang-gadang sebagai mobil nasional tak kunjung diperkenalkan.[wid]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya