Berita

Jokowi/Net

Bisnis

Blusukan Ke Pasar, Jokowi Bandingkan Harga Komoditas Pangan

SENIN, 12 NOVEMBER 2018 | 06:46 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Presiden Joko Widodo mengaku memantau intens serta membandingkan harga komoditas pangan. Salah satu langkahnya yakni blusukan ke pasar-pasar tradisional.

Kali ini pasar yang disambangi adalah Pasar Cihaurgeulis, Kota Bandung, Jawa Barat.
"Ya saya membandingkan pasar di Tangerang, pasar di Bogor, pasar di Bandung. Harga semuanya sama," kata Jokowi seperti dilansir Kantor Berita RMOLJabar, Minggu (11/11).

Sebelumnya Jokowi juga memantau langsung harga di pasar yang berada di kota lain, yaitu di Pasar Bogor pada 30 Oktober 2018 dan di Pasar Anyar, Kota Tangerang pada 4 November 2018 lalu.

Sebelumnya Jokowi juga memantau langsung harga di pasar yang berada di kota lain, yaitu di Pasar Bogor pada 30 Oktober 2018 dan di Pasar Anyar, Kota Tangerang pada 4 November 2018 lalu.

Berdasarkan pantauan Jokowi di Pasar Cihaurgeulis, 1 ikat kangkung harganya sama dengan harga di Pasar Bogor, yakni Rp 2.000. Lalu, 1 ikat daun singkong di Pasar Cihaurgeulis harganya sama dengan di Pasar Anyar dan Pasar Bogor, yakni Rp 2.000.

Kemudian telur juga sama harganya. Dulu Rp28 ribu (per kilogram), sekarang turun sampai Rp20-22 ribu (per kilogram). Daging (ayam), nah ini daging naik sedikit. Tadinya Rp28-Rp30 ribu, sekarang Rp33-Rp35 ribu. Kalau beras harganya stabil,” sambungnya.

Sementara untuk komoditas lain seperti cabai terpantau stabil di kisaran Rp40 ribuan, meski dulu sempat berada di kisaran Rp80 ribuan. Menurutnya, tugas pemerintah adalah menjaga keseimbangan harga antara produsen dan konsumen.

"Memang tidak bisa kita menghendaki harga cabai sampai Rp10 ribu, harga bawang sampai Rp5 ribu, petaninya yang kasihan. Artinya pemerintah menjaga keseimbangan agar harga pada posisi normal, wajar petaninya senang, sebagai produsen. Konsumennya masyarakat senang karena harganya tidak fluktuatif," demikian Jokowi. [jto] 

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya