Berita

Edhy Baskoro Yudhoyono/RMOL

Politik

Ibas: Demokrat Bukan 'Partai Genderuwo'

MINGGU, 11 NOVEMBER 2018 | 20:25 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Perolehan suara Partai Demokrat diprediksi menurun dalam pemilihan umum 2019 mendatang. Lebih parah, partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono itu diperkirakan tak lolos ke Senayan.

Hal itu antara lain disebabkan Demokrat tak memiliki capres atau cawapres. Hal itu sepenuhnya disadari Partai Demokrat. Untuk itu, partai berlambang mercy itu mengklaim memiliki strategi mendulang suara di daerah.

"Saya ingin bilang, Partai Demokrat bukan 'partai genderuwo'. Demokrat ingin memainkan politik yang cerdas, politik yang membangun dan politik yang ingin mengajak pada masyarakat menuju kebaikan. Ada opsi-opsi kok," kata Ketua Fraksi Demokrat, Edhy Baskoro Yudhoyono di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (11/11).


Ibas, begitu dia biasa disapa menegaskan, maksud partainya bukan 'partai genderuwo' ialah Partai Demokrat ada sebagai peserta pemilu. Karena saat ini kecenderungan masyarakat hanya melihat dua partai yaitu PDIP dan Gerindra karena memiliki capres yang sedang bertarung dalam Pilpres 2019.

"Maksudnya ada partai-partai yang lain, bukan hanya dua partai, PDI Perjuangan dan Gerindra saja. Ada di sini Partai Demokrat. Berilah satu kesempatan yang sama," ujar Ibas.

Putra kedua SBY itu menyebut, framing coattail effect yang disematkan kepada dua partai yakni PDIP dan Gerindra juga berkat opini yang dibangun oleh media dan lembaga survei.

"Kan kita juga ingin portfolio Partai Demokrat juga terbaca, terdengar. Coattail efect itu yang membuat siapa? Ya media. Ingat sistem kita multipartai," tandasnya. [lov]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Revolusi Status Buruh Harian Lepas

Senin, 22 Juni 2026 | 00:03

Nyanyian Sony Sebut 41 Nama Dituding Hanya untuk Kelabui Penyidik

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33

Penangkapan Roy dan Tifa Perkuat Anggapan Polisi di Bawah Kendali Jokowi

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:17

Prabowo Panggil Rosan, Bahas Optimalisasi Aset Negara dan Transformasi BUMN

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:55

Program Sekolah Rakyat Dapat Akses Gratis Talent DNA ESQ

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:32

Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Nginap di Rutan Polda, Besok ke Kejaksaan

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:01

Teruji di MRS 2026, Pertamax Turbo Jadi Andalan Utama Pembalap Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Lebih Baik dari Sebelumnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Buntut Gesekan Petugas vs Ojol, Ini Strategi Baru Dishub DKI Atur Ruang Jalan Ibu Kota

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31

Mensos ke Pejabat Baru: Jangan Sabotase Program Sekolah Rakyat!

Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45

Selengkapnya