Berita

Eggi Sudjana (kiri)/RMOL

Politik

Membuat Ketidakpastian Di Masyarakat Itu Sontoloyo dan Genderuwo

MINGGU, 11 NOVEMBER 2018 | 12:24 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pemerintahan Joko Widodo dinilai sejumlah pihak kerap membuat ketidakpastian dalam hukum. Hal itu terindikasi pada banyaknya kasus hukum yang kemudian tidak diselesaikan tuntas hanya karena ada faktor kedekatan kepada penguasa.

Pengacara sekaligus aktivis senior Eggi Sudjana menyebut praktik demikian tak ubahnya  seperti politikus sontoloyo dan genderuwo.

“Inilah politikus sontoloyo dan genderuwo. Karena kerjanya menakut-nakuti dan membuat ketidakpastian di masyarakat,” ujar Eggi dalam sebuah diskusi publik bertajuk ‘Polemik Merah Putih-Logo PKB’ di D Hotel, Jakarta, Minggu (11/11) .


Menurut Eggi, hukum dibangun di atas tiga pilar penting, yakni kejujuran, kebenaran dan keadilan. Ketiga pilar itu berjalan sistematis dan saling berkaitan.

“Kalau berawal dari tidak jujur maka penegakkannya tidak benar, kalau tidak benar sudah pasti tidak adil,” ungkap Eggi.

Berkaca pada kasus bendera PKB, Eggi melihat kekuatan hukum mandul mengingat partai pimpinan Cak Imin itu adalah pendukung pemerintah. Dia melihat dalam hal ini pemerintah sudah tidak jujur apalagi berlaku adil.

“Kejujuran, kebenaran dan keadilan dengan gegap gembita harus ditegakkan. Hukum untuk kepentingan penguasa saat ini bukan hanya fenomena tapi sudah fakta,” pungkas Eggi. [jto]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Transformasi Besar-besaran Prabowo Bikin Banyak Orang Kaget

Minggu, 21 Juni 2026 | 14:14

Wapres AS Tiba di Swiss untuk Perundingan Damai dengan Iran

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:50

KPK Ungkap Modus Pinjam Bendera di Proyek Gedung Pemkab Lamongan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:19

Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-65 untuk Jokowi Lewat Instagram

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:05

Tidak Kena Pajak Daerah, Lapangan Golf Senayan Ottolima Layak Dievaluasi

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:04

Pemerintah Sambut Kritik Mahasiswa sebagai Penyempurna Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:00

Nanik S. Deyang Dituntut Audit Total BGN dan Program MBG

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:32

Pemerintah Harus Siapkan Solusi Jangka Panjang Usai Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24

KPK-Pemprov DKI Sebarkan Pesan Antikorupsi Lewat Halte Setiabudi Integritas

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22

Seskab dan Kepala BNN Diskusikan Ancaman Peredaran Narkoba Lewat Vape

Minggu, 21 Juni 2026 | 11:59

Selengkapnya