Berita

Yusril Ihza Mahendra/Net

Politik

Fahri Hamzah: Kelihatannya Yusril Merangkap Sebagai Penasihat Politik Jokowi-Ma'ruf

JUMAT, 09 NOVEMBER 2018 | 22:50 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Masuknya Yusril Ihza Mahendra sebagai kuasa hukum Joko Widodo-Ma'ruf Amin dinilai bukan hanya sebagai pengacara melainkan penasihat politik.

Penilaian itu dilontarkan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah saat mendalami pernyataan Yusril yang menyerang capres nomor urut 02 Prabowo Subianto.

"Kalau saya lihat dari statement-nya Pak Yusril, kayaknya dia enggak akan jadi penasehat hukum saja, tapi dugaan saya juga akan jadi penasehat politik (Jokowi-Ma'ruf)," ungkap Fahri di komplek Parlemen, Jakarta, Jumat (9/11).


Menurut dia pernyataan Yusril yang sangat keras itu menjadi bukti bahwa selama ini terpendam ketidakpercayaan kepada Prabowo. Yusril sebelumnya menyatakan bahwa Prabowo-Sandi tidak mempunyai rekam jejak dalam memperjuangkan Islam.

"Kalau dilihat dari penjelasan dan stetemen Pak Yusril itu kan frontal sekali ke Pak Prabawo," ujar Fahri.

Atas dasar itu jugalah, legislator asal NTB ini menyimpulkan bahwa Yusril punya peran lebih di tim Jokowi-Ma'ruf.

"Jadi sepertinya Pak Yusril akan berfungsi lebih dari penasehat hukum, Sepertinya sudah kelihatan di politik juga," pungkasnya. [nes]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya