Berita

Rizal Ramli (tengah)/RMOL

Politik

Rizal Ramli: Suasana Pilpres Masuk Fase Willie Hortonisasi

JUMAT, 09 NOVEMBER 2018 | 22:14 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Kini suasana Pilpres 2019 masuk pada fase Willie Hortonisasi. Hal tersebut ditandai dengan diblow-upnya isu yang tidak penting. Padahal ada isu yang lebih penting buat Indonesia, yakni persoalan ekonomi.

“Jadi sekarang kita masuk masa Willie Hortonisasi di Indonesia. Isu Ratna Sarumpaet, isu Boyolali-lah, nggak penting itu buat bangsa ini. Ada yang lebih penting yaitu ekonomi,” ungkap ekonom senior Rizal Ramli di Jl Sriwijaya No.35, Jakarta, Jumat (9/11).

Menurut RR, isu tersebut tidak penting, tetapi kelihatan ramai di media. Sehingga pola kampanye ala Bush lewat isu Willie Horton inilah yang kembali dipertontonkan oleh kedua capres saat ini. Akhirnya isu-isu tersebut kerap dimainkan oleh kedua tim pasangan calon.


RR, biasa Rizal Ramli disapa, menjelaskan, William (Willie) R Horton adalah penjahat kulit hitam yang dibebaskan oleh Michael Dukakis, Gubernur Massachusetts yang menjadi pesaing George Bush senior waktu Pilpres 1988 di Amerika. Gara-gara isu Willie Horton, Dukakis akhirnya kalah dari Bush.

Isu Willie Horton dimainkan oleh kubu Bush untuk menghantam Dukakis. Willie Horton pembunuh yang sadis, kemudian ketika dibebaskan oleh Dukakis, dia kembali membunuh.

“Pasangan yang satu kampanye tempe, pasangan yang satunya kampanye tahu. Ini kan sama-sama kedelai. Padahal bangsa ini maunya daging,” tegas mantan Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur. [dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya