Berita

Fahri Hamzah/RMOL

Politik

Fahri Hamzah: Pemerintah Sumber Sontoloyo Dan Genderuwo

JUMAT, 09 NOVEMBER 2018 | 16:58 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Narasi politik yang dibangun Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan istilah-istilah yang tidak etis seperti sontoloyo dan genderuwo dianggap membuat kegaduhan di publik.

Wakik Ketua DPR Fahri Hamzah menilai ucapan Jokowi yang seperti itu justru semakin membuat pembelahan secara nyata di rakyat.

"Sumber dari sontoloyo dan genderuwo itu ya pemerintah. Karena yang punya power itu ya pemerintah, tidak mungkin rakyat punya itu," kata Fahri di komplek Parlemen, Jakarta, Jumat (9/11).


Dia menyebut pembelahan ideologis yang secara nyata saat ini dan begitu runcing merupakan karya dari pemimpin. Sementara rakyat atau politisi tidak memiliki kemampuan itu.

"Kita tahu 10 tahun di zaman Pak SBY, itu FPI, HTI dan kelompok lainnya ada tapi tidak seruncing seperti sekarang pembelahannya," beber dia.

lebih lanjut legislator asal NTB itu berharap agar narasi-narasi yang justru memperuncing tensi menjelang Pilpres 2019 itu dikurangi.

"Itulah makannya Pak Kiai Ma’ruf direkrut dan sekarang tambah Pak Yusril, harapannya ya itu bisa mengurangi tensi politik secara ideologis," pungkasnya. [nes]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya