Berita

Syakir Purnomo/RMOL

Politik

PKS Sodorkan Dua Nama Ikuti Tes Wagub DKI

JUMAT, 09 NOVEMBER 2018 | 00:47 WIB | LAPORAN:

DPW PKS DKI Jakarta belum memutuskan dua orang kadernya sebagai calon wakil Gubernur yang bakal mengikuti proses fit and proper test melalui badan seleksi wagub.

Ketua DPW PKS DKI Jakarta, Syakir Purnomo mengatakan berdasarkan keputusan dari Dewan Pimpinan Tingkat Pusat (DPTP) PKS, kader terbaik yang bakal diajukan dan siap mengikuti proses fit and proper test adalah Sekretaris DPW PKS DKI Jakarta, Agung Yulianto dan mantan Wakil Wali Kota Bekasi, Ahmad Syaikhu.

"Saat ini, keputusan DPTP PKS terkait nama kader terbaik yang akan diajukan sebagai kandidat wagub tidak ada perubahan yakni satu Agung Yulianto, kedua Ahmad Syaikhu," kata Syakir, dilansir RMOLJakarta, Kamis (8/11).


Syakir mengaku, belum mengetahui siapa saja personel yang bakal mengisi formatur badan seleksi calon wagub tersebut.

Namun, dia berharap pengukuhan badan seleksi bakal terbentuk pekan depan, sehingga badan yang bertugas menguji calon wagub DKI itu sudah bisa bekerja.

"Belum ada, semoga dalam beberapa waktu ke depan sudah dapat diinformasikan dan bisa memulai tugas," pungkasnya.

Diketahui Partai Gerindra DKI Jakarta resmi menyerahkan kursi DKI II untuk PKS. Kedua partai pemenang Pilkada DKI 2017 ini pun sepakat membentuk badan seleksi cawagub pengganti Sandiaga Uno.

Sebelumnya, Ketua DPD Partai Gerindra DKI, Mohamad Taufik mengatakan, nantinya dua kandidat wagub yang diserahkan ke DPRD DKI Jakarta harus melalui proses fit and proper test terlebih dahulu.

Sebab dia tidak ingin ujug-ujug PKS hanya menyodorkan dua nama calon wagub DKI.

"Kita nggak mau dapat cek kosong. Nggak bisa itu tiba-tiba PKS sudah menentukan dua nama. Nggak mau saya, harus fit and proper test saya bilang,” ujar Taufik.

Bahkan, Taufik mempersilakan PKS menyerahkan 4 nama kandidat kepada tim penguji dalam fit and proper test itu.

"Empat-empatnya dari PKS, silakan," kata Taufik. [lov]


Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Revolusi Status Buruh Harian Lepas

Senin, 22 Juni 2026 | 00:03

Nyanyian Sony Sebut 41 Nama Dituding Hanya untuk Kelabui Penyidik

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33

Penangkapan Roy dan Tifa Perkuat Anggapan Polisi di Bawah Kendali Jokowi

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:17

Prabowo Panggil Rosan, Bahas Optimalisasi Aset Negara dan Transformasi BUMN

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:55

Program Sekolah Rakyat Dapat Akses Gratis Talent DNA ESQ

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:32

Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Nginap di Rutan Polda, Besok ke Kejaksaan

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:01

Teruji di MRS 2026, Pertamax Turbo Jadi Andalan Utama Pembalap Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Lebih Baik dari Sebelumnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Buntut Gesekan Petugas vs Ojol, Ini Strategi Baru Dishub DKI Atur Ruang Jalan Ibu Kota

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31

Mensos ke Pejabat Baru: Jangan Sabotase Program Sekolah Rakyat!

Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45

Selengkapnya