Berita

JK-Ryamizard/RMOL

Pertahanan

Indo Defence 2018, Tingkatkan Bisnis Industri Pertahanan Nasional

RABU, 07 NOVEMBER 2018 | 11:53 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Bisnis persenjataan tidak pernah mati dalam memasuki era damai saat ini. Atas dasar tersebut, pameran Indo Defence 2018 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertahanan RI di JIExpo Kemayoran 7-10 November 2018 bertujuan untuk meningkatkan bisnis industri pertahanan nasional.

“Indonesia sebagai produsen persenjataan juga memiliki potensi pasar yang besar mengingat banyak ancaman yang dihadapi saat ini,” ujar Menhan RI Ryamizard Ryacudu di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (7/11).

Dia menyebut ancaman nyata yang tengah dihadapi oleh bangsa Indonesia saat ini adalah terorisme dan bencana alam. Sehingga guna mengantisipasi itu diperlukan terknologi pertahanan yang mumpuni.


“Selama masa pameran juga dilaksanakan forum internasional dan diadakan core bussines antara buyer dengan produsen sebagai bagian dari mata rantai perdagangan hasil industri pertahanan internasional,” ucap dia.

Mantan KSAD era Presiden Megawati Soekarnoputri itu juga menyatakan event ini dimanfaatkan untuk memamerkan produk-produk industri pertahanan dalam negeri kita.

“Jadi kita juga promosi di sini. Seperti Amerika, Prancis dan negara-negara maju lainnya industri pertahanannya mampu menopang ekonominya, kita juga harus begitu,” pungkas Ryamizard. [jto]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya