Berita

Prabowo Dan Jokowi/Net

Politik

Fenomena Kiai Jatim, Dulu Dukung Jokowi Sekarang Ke Prabowo

RABU, 07 NOVEMBER 2018 | 10:22 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

. Tak sepenuhnya kiai Nahdlatul Ulama (NU) mendukung pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Ya, tidak sedikit kiai yang dulunya pendukung Jokowi kini membelot ke kubu Prabowo Subianto.

"Tentu tidak semua kiai mendukung Pak Jokowi, tidak semua juga mendukung Prabowo. Saya kira itu hal biasa,” kata Sekretaris Tim Kampanye Daerah Jatim pasangan Jokowi-Ma’ruf, Otman Ralibi seperti dilansir Kantor Berita RMOLJatim, Selasa, (6/11).

Seperti diketahui, pertukaran posisi politik kiai NU di Jatim benar-benar terjadi. Salah satu contoh KH Hasib Chasbullah Wahab, putra pendiri NU, KH. Wahab Chasbullah ini secara tegas siap memenangkan pasangan Prabowo-Sandi.


Padahal pada Pilpres lalu, Gus Hasib, biasanya disapa, merupakan kiai yang paling getol mengkampanyekan Jokowi yang berpasangan dengan Jusuf Kalla.

Sementara di kubu Jokowi-Ma'ruf, sudah ada sederet Kiai NU, baik yang secara terang-terangan maupun sembunyi-sembunyi mendukung pasangan Capres-cawapres nomor urut 01 itu. Yang cukup menarik, para kiai tersebut mayoritas Kiai pendukung utama Prabowo-Hatta saat Pilpres 2014 silam. Seperti, KH. Anwar Iskandar, pengasuh Ponpes Al Amin, Kediri serta beberapa kiai sepuh NU lainnya.

Otman juga merasa tidak heran jika ada para kiai NU yang menjadi pendukung Prabowo saat Pilpres 2014 kini mendukung pasangan Jokowi-Ma’ruf.

Menurutnya, perpindahan dukungan itu sangat masuk akal jika mengacu pada capaian Jokowi selam empat tahun terakhir sebagai presiden.

"Adanya dukungan yang dulunya Kiai mendukung Prabowo lalu mendukung pak Jokowi saya kira faktor-faktornya mereka melihat keberhasilan pak Jokowi dalam hal pembangunan, lalu kebijakan pak Jokowi terhadap umat Islam yang sangat baik, tentu adanya Kiai Ma’ruf itu sangat membantu,” demikian Otman. [jto]

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Wall Street Kompak Hijau Berkat Lonjakan Saham AI

Selasa, 17 Maret 2026 | 08:03

Krisis Energi Kuba: Blokade Minyak AS Picu Pemadaman Listrik Nasional

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:45

Festival 1000 Berkah: Dari Sampah Plastik Menjadi Paket Pangan untuk Sesama

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:35

Ancaman Inflasi Global Tekan Harga Emas Dunia ke Bawah Level 5.000 Dolar AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:22

Pasar Eropa Bangkit dari Tekanan, STOXX 600 Ditutup Hijau

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:07

Melawan atau Hanyut dalam Tekanan

Selasa, 17 Maret 2026 | 06:43

Negara Harus Petakan Pola Serangan KKB di Papua Demi Lindungi Warga

Selasa, 17 Maret 2026 | 06:23

Pedro Sanchez Warisi Politik Bebas Aktif Bung Karno

Selasa, 17 Maret 2026 | 05:59

TNI AL Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Pesisir Tangerang

Selasa, 17 Maret 2026 | 05:45

SPPG IFSR Gelar Program Makan Berbuka Gratis Tanpa APBN

Selasa, 17 Maret 2026 | 05:22

Selengkapnya