Berita

Bambang DH/Net

Politik

PDIP Akan Lebih Sering Dengungkan Asal Muasal Marhaen Di Jabar

SELASA, 06 NOVEMBER 2018 | 19:15 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Sejak dulu, PDIP tidak pernah menang di provinsi Jawa Barat. Bahkan suara Joko Widodo (Jokowi) yang diusung oleh PDIP dalam Pilpres 2014 juga menuai kekalahan di daerah tersebut.

Namun demikian, Ketua DPP PDIP Bambang DH mengaku optimis partai dan capresnya akan memperoleh kemenangan di Jabar saat Pemilu 2019.

Salah satunya, dengan mendengungkan kembali asal muasal Marhaen yang sering dijadikan simbol perjuangan rakyat bawah oleh Soekarno.


“Seharusnya kita lebih sering mendengungkan asal Pak Marhaen, karena Pak Marhaen ini orang Jawa Barat,” ucap Bambang di Bakoel Koffe, Cikini, Jakarta, Selasa (6/11).

Marhaen merupakan nama seorang petani di daerah Bandung Selatan, yang oleh Bung Karno dijadikan acuan perjuangan melalui paham Marhaenisme.

Paham ini lebih berorientasikan kepada perpaduan antara nasionalisme dan sosialisme ala Indonesia yang diturunkan pada konsep politik berdikari.

Bambang menjelaskan bahwa pihaknya sudah sering mendengungkan marhaenisme di daerah Jawa Barat, namun belum masif.

“Jadi gaungnya masih belum besar. Kita tahu sendiri di daerah Jawa Barat bagian tengah, selatan, dan timur itu politik primordialnya masih kencang,” beber dia.

Kini, mantan walikota Surabaya mengaku optimis dalam menatap Pemilu di Jawa Barat.

“Pokoknya kita sudah merumuskan strategi yang matang di Jawa Barat, salah satunya itu tadi dengan menggaungkan Pak Marhaen sebagai orang Jawa Barat,” pungaksnya. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya