Berita

Politik

Golkar Tak Yakin Dengan Survei Denny JA

SELASA, 06 NOVEMBER 2018 | 06:51 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Hasil survei LSI Denny JA diragukan akurasinya oleh sejumlah pihak, termasuk DPD Partai Golkar Jawa Timur.

"Saya enggak yakin survei itu, kalau cuma 5 persen, masak 11 anggota DPRD Jawa Timur petahana kita ini tidak kerja?” heran Sahat, seperti dilansir Kantor Berita RMOLJatim.

Diketahui, Golkar pada pemilu 2014 lalu berhasil mendapatkan 10,4 persen suara lebih dengan perolehan 11 kursi. Dalam hasil survei LSI Denny JA, Partai berlambang Pohon Beringin ini menempati urutan tiga besar dibawah PDI-P dan PKB dalam Pemilu 2019.


Sahat lantas mempertanyakan bagaimana metodenya, berapa jumlah respondennya, dan bagaimana penyebarannya dari korespenden survei tersebut.

"Apakah sudah cukup mewakili 38 kabupaten/kota di Jawa Timur yang sangat luas ini? Karena faktanya, DPD Partai Golkar sudah melihat kesiapan teman-teman caleg di 14 daerah pemilihan Jatim sangat luar biasa. Tiada hari tanpa mereka melakukan konsolidasi dan tatap muka dengan masyarakat. Jadi tidak mungkin, kalau suara kita cuma 5 persen,” kata Sahat.

Sahat memprediksi sesuai potret di lapangan, Partai Golkar bakal mendapat minimal 17 kursi untuk DPR RI dan 18 kursi untuk DPRD Provinsi. Ini sesuai dengan target yang ditetapkan oleh DPP Partai Golkar untuk perolehan Jawa Timur.

"Saya tidak pernah berpikir 11 kursi itu berkurang, tapi justru 11 kursi itu akan bertambah,” demikian Sahat. [jto]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Investor Diminta Wait and See, Pengamat Prediksi Banyak yang Ditangkap Imbas MSCI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:30

Serangan Houthi Ganggu Ajang Olahraga Saudi, Piala Asia Tetap Sesuai Jadwal

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:14

Putusan MK soal UU Peradilan Militer Momentum Akhiri Impunitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:06

Komisi III DPR Desak Pelaku Korupsi Dana Bencana Dihukum Maksimal!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:46

Daftar Negara Masuk Standalone Market MSCI, Ada 12 Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:34

Dihantam Ancaman MSCI, IHSG Terancam Anjlok ke 4.700 Pekan Depan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:24

Minyak Dunia Tembus 110 Dolar AS

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:07

Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten Tersangka Kasus Suap Audit BPK

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:53

Karhutla Meluas, Legislator Golkar Desak Evaluasi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:52

BMKG Deteksi Sebaran Asap Karhutla hingga Jakarta dan Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:39

Selengkapnya