Berita

Foto: Net

Nusantara

Karyawan IndosatM2 Patungan Bantu Gempa Palu-Donggala

SENIN, 05 NOVEMBER 2018 | 01:40 WIB | LAPORAN:

PT Indosat Mega Media (IndosatM2) menyalurkan bantuan kepada korban bencana alam, terutama warga Palu-Donggala yang tertimpa bencana gempa dan tsunami.

Bantuan disalurkan melalui Rumah Zakat. Corporate Secretary IndosatM2, Syachrial Syarif menjelaskan alasan memilih Rumah Zakat sebagai mitra karena memiliki program tanggap darurat, dalam hal evakuasi korban penyediaan logistik dan pangan.

"Rumah Zakat juga memiliki program pasca bencana berupa program penyediaan hunian sementara dan tetap. Karena itu, IndosatM2 telah menjalin kerjasama dengan Rumah Zakat selama kurang lebih dua tahun terakhir," ujar Syachrial di Jakarta.


Menurut dia, sejak bencana yang menimpa Palu-Donggala pada 28 September 2018, karyawan IndosatM2 secara proaktif berinisiatif mengumpulkan dana bantuan bagi warga Palu-Donggala. Dana yang terkumpul sebesar Rp 22 Juta dan 20 Bath Thailand.

"IndosatM2 dan Rumah Zakat juga telah bekerja sama dalam menjalankan program-program strategis untuk meningkatkan tingkat kehidupan masyarakat, seperti Program Desa Pintar bagi daerah pedalaman dan tertinggal, program SMK Peternakan Juara di Subang, dan program Desa Berdaya berupa pemberdayaan budidaya ternak kambing," paparnya.

Selain dari perusahaan, dana-dana bantuan tersebut dikumpulkan rutin dari karyawan melalui program zakat, infaq & shadaqah (ZIS) karyawan.

Irvan Nugraha, Chief Marketing Officer Rumah Zakat, menjelaskan, dengan melihat kondisi yang memprihatinkan, tentunya dengan kebersamaan masyarakat Indonesia membantu akan meringankan tugas tugas kemanusiaan.

"Rumah Zakat mengapresiasi keluarga besar IndosatM2 yang telah mendoakan dan berbagi membantu korban gempa tsunami Palu-Donggala. InsyaAllah kebaikan ini menjadi pembuka rahmat Allah SWT hadir untuk keluarga besar IndosatM2," ujarnya.[wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya