Berita

Ilustrasi cockpit voice recorder/Net

Nusantara

Tidak Mendapat Sinyal, BPPT: Ada Kemungkinan CVR Masuk Ke Dalam Lumpur

MINGGU, 04 NOVEMBER 2018 | 04:51 WIB | LAPORAN:

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menyarankan untuk memperluas area pencarian cockpit voice recorder (CVR) Lion Air JT-610.

Saran ini lantaran CVR yang merupakan bagian kotak hitam sudah tidak lagi mengirim sinyal atau ping ke alat Pinger Locator.

Deputi Teknologi Pengembangan Sumberdaya Alam BPPT, Hammam Riza menilai ada kemungkinan CVR tertimbun lumpur. Sebab dihari kelima pencarian tim KNKT Indonesia, tim Kapal Baruna Jaya I BPPT, dan dibantu KNKT dari Singapore dan KNKT Amerika Serikat serta Tim Boeing yang melakukan pencarian CVR dengan Pinger Locator tidak menemukan sinyal CVR.


"Asumsi kami bahwa, mungkin CVR dan Beaconnya masuk ke dalam lumpur dan tertutup reruntuhan pesawat yang lebar sehingga tidak dapat mengirim secara vertikal atau omni sebagaimana FDR," jelas Riza dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, (3/11).

Riza menambahkan hasil video divers akan dievaluasi untuk menyeleksi serpihan yang harus menjadi perhatian. Agar serpihan dapat diangkat ke permukaan.

"Untuk diikat dan diangkat ke permukaan atau pun disingkirkan dari lokasi, sehingga beacon dapat merilis gelombang akustik ke ping locator dan transponder," tuturnya.

Lebih lanjut Kepala Balai Teknologi Survei Kelautan BPPT, M. Ilyas menilai jika peralatan  transponder tidak lagi menerima respon dari beacon CVR, maka akan dicari ke area lainnya.
 
 "Jika USBL Transponder di Kapal Baruna Jaya I gak dapat sinyal, maka kami sarankan untuk melakukan pencarian di luar area prioritas saat ini," tutup Ilyas. [nes]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya